Kemarin, gue masuki page facebook Indonesiaunite…
400.000 fans …
Ketika gue baca, terhenyak gue.
Sedih.
Dengan begitu banyak yang menggunakan page facebook indonesiaunite sebagai tempat nyampah.
Ada yang masang foto bendera malaysia dengan ditambahi gambar (maaf) tai.
Ada yang menghina dengan bahasa kasar…
This isnt what i had imagine
Its never what i wanted.
Kemarin, gue post message di wall-nya ..
2 buah.
Inti dari isinya adalah untuk kita tidak menggunakan bahasa kasar karena itu adalah bentuk kekerasan verbal.
Sementara, AMANAT BERSAMA yang sudah dibacakan serempak di banyak kota di Indonesia menyatakan (pasal ke 3) untuk tidak menggunakan kekerasan karena kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru..
AMANAT BERSAMA, ditulis/edit oleh 2500 orang lebih di seluruh Indonesia..
Mereka yang nulis pasti sedih melihat begini hasilnya di page indonesiaunite
Hari ini gue buka, tidak ada yang berubah..
Lalu gue post message lagi di wall-nya
Semua yang TIDAK SETUJU dengan kekerasan verbal SHOW UR SELF. KAMI TIDAK TAKUT UNTUK BERJUANG DENGAN DAMAI. AGAMA APAPUN TIDAK MEMPERKENANKAN MENGGUNAKAN BAHASA KASAR DALAM PENYAMPAIAN PESAN. Mereka boleh menghina kita dengan kasar, itu karena mereka tidak bermartabat.
lalu…
Ayooo pasti mayoritas daro 400.000 fans Indonesiaunite memilih untuk tidak menggunakan KEKERASAN BAHASA. Jangan meninggikan diri dgn menginjak kepala orang.
lalu…
Plus, admin harus tulis di statusnya tentang penolakan menjadikan indonesiaunite page ini jadi tempat nyampah. HARUS BERANI UTK ANGKAT BICARA.
lalu…
Gue menolak utk percaya bahwa yang suka menggunakan kekerasan lebih vokal daripada yg damai. Ayo orang orang yg damai, bersuaralah, vokal! Inspirasikan kepada yang lain bahwa Indonesiaunite menolak segala bentuk kekerasan.
dan…
Utk kalian yg menyuarakan kekerasan, kalian gabung di Indonesiaunite tapi tidak paham apa isi janji indonesiaunite di AMANAT BERSAMA yg ditulis 2500 orang SEINDONESIA! Utk menolak sgala bentuk kekerasan
Kata temen gue, selalu akan ada yang menggunakan kekerasan.
Kata temen gue yang satu lagi, kita tidak bisa mengekang ekspresi orang.
Apa kata lo ?
I want to know?
Bisakah kita meredam kawan kawan kita?
Yang Berbeda cara … ?
ps: www.facebook.com/indonesiaunite











September 1st, 2009 at 9:26 am
gw sgt suka dengan style nulis lo… hahah .. good job Kang Pandji.
September 1st, 2009 at 9:41 am
a pandji…wew gw suprised bgt liat ternyata pandji tak hanya presenter “kena deh” yang saya kenal sebelumnya..salut buat ANDA sobat…oh ya saya terinspirasi menyebarkan e-book anda di postingan saya nih…minta izin ya, goodluck bro! http://bilalkah.blogspot.com/2009/09/how-i-sold-1000-cd-in-30-days-free-e.html
September 1st, 2009 at 1:40 pm
Gue dukung deh. coba gw ikut post di wallnya nanti
September 1st, 2009 at 1:43 pm
Kekerasan bukan jalan satu2nya.. kita bangsa kreatif, think creative..
September 1st, 2009 at 2:01 pm
menurut gue, sebenernya itu cuma bentukan kemarahan mereka aja kali yah , tapi yang jadi masalah penting adalah …sadar gak , kalo dari ini semua …terlihat jelas kalo sebagian anak muda kita…atau sebagian bangsa kita gak siap dengan kebebasan dan tanggung jawab yang dikasih ke mereka…….
kalo sebagian orang berpikir sedikit “dingin” dan “beradab” maka gak akan terjadi seperti ini kan?
kesimpulan gua adalah……iya, kita bangsa yang kuat dan gua yakin kalo sampe perang dengan fisik..mungkin …gua bilang mungkin yah…kita bisa menang…secara kita berani dan berapi api….
tapi ….dalam hal nunjukkin kebijaksanaan kita serta “kedewasaan” kita berbangsa dan bernegara? hmmmm……loe semua renungin deh….kira kira hasilnya gimana?
so harapan gua ke teman teman yang punya “power” untuk menginspirasi orang banyak…..please not to provoke first karena .menurut gue .bangsa kita belom terlalu siap untuk itu……tapi gue harap…temen temen …lebih bagus .”teach” dulu gimana caranya kita bisa bijaksana dalam ngeliat semuanya so..kita bisa anticipate semuanya……..contoh yang paling jelas “syakoji”, “Pandji”, dan temen temen lainnya yang mau berpikir dingin dan bijaksana dalam masalah ini ….salute gue sama temen temen kita ini…….:)
tapi ini cuma pendapat gue loh………
September 1st, 2009 at 2:17 pm
bang pandji! gw setuju bgt! wlpn kmarin gw takut menilai ketidak kerenan para hacker yg hacked laman2 malaysia u/ mrayakan ultah kmerdekaan malaysia dengan gaya mereka..Lo buat gw jd smakin berani bang! Percaya, karena kekerasan bukan jawaban (amanat bersama said so).. i belive love is the answer (like a song)..then i wrote on indonesiaUnite (fb) page:
semakin penasaran dengan semangat SUMPAH PEMUDA tahun 1928..apa yg membuat mereka ‘satu’?
Sia-sia bagi kita untuk satukan emosi..jadi satukanlah tujuan: Bertindak dengan Karya bukan dengan berkata-kata..
September 1st, 2009 at 2:17 pm
bang pandji! gw setuju bgt! wlpn kmarin gw takut menilai ketidak kerenan para hacker yg hacked laman2 malaysia u/ mrayakan ultah kmerdekaan malaysia dengan gaya mereka..Lo buat gw jd smakin berani bang! Percaya, karena kekerasan bukan jawaban (amanat bersama said so).. i belive love is the answer (like a song)..then i wrote on indonesiaUnite (fb) page:
rasa penasaran dengan semangat SUMPAH PEMUDA tahun 1928..apa yg membuat mereka ‘satu’?
Sia-sia bagi kita untuk satukan emosi..jadi satukanlah tujuan: Bertindak dengan Karya bukan dengan berkata-kata..
September 1st, 2009 at 2:23 pm
Aya aya wae sih….
September 1st, 2009 at 3:37 pm
buat gw seeh apapun bentuknya harus ada aturan yg jelas ndji……
dr 400.000 fans itu mreka hrus di kasih aturan atau pun “saringan”…..
cukup banyak tempat comment forum,blog,facebook ,dll di jadiin ajang nge “junk” entah maksudnya lucu2an,ngadu domba atau sekedar tempat pelepas stress di kehidupan mreka aje……
gw rasa dgn aturan2 itu ngebuat kita lebih bertanggung jawab dgn apa yg kita buat,apa yg kita suara kan,apa yg kita karyakan…..
dgn adanya aturan bukan berarti ga demokrasi,tp tanggung jawab juga bagian dr pada demokrasi itu sendiri..
wassalam..
September 1st, 2009 at 4:32 pm
“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal objeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”
- Soe Hoek Gie
Berapa banyak pendukung #indoneisaunite yg adalah pecinta alam ???
September 1st, 2009 at 4:37 pm
Tindakan nyata mencintai Indonesia dan budayanya adalah merasakan budaya Indonesia di tengah masyarakatnya langsung… bukan hanya sekedar tau dan mengerti… tapi juga merasakan…
bukan hanya rasa tidak takut tapi juga rasa bangga…
September 1st, 2009 at 5:49 pm
Marah sih boleh marah tapi jangan sampai menghina negara lain. Justru “kita” yang terlihat tidak berpendidikan.
Saya pun sempat merasa kesal dengan Malaysia, tindakan meng-klaim itu bukan sekali-duakali terjadi, tapi berkali-kali.
Tapi dipikir-pikir untuk apa menghina-hina negara lain? Hanya akan memperburuk keadaan saja.
Kekerasan memang hanya akan melahirkan kekerasan.
September 1st, 2009 at 7:03 pm
Setuju bgt sama mas pandji! Menghina dan mengumpat bangsa lain tidak akan menjadikan bangsa ini lebih besar. Saya khawatir bangsa ini terlena akan kebesarannya sendiri dan tidak mengembangkan diri. Yang pada akhirnya jadi benar-benar tertinggal karena terlalu sibuk mengumpat dan memaki. Sudah saatnya kita gunakan kesempatan saat ini untuk menunjukkan prestasi kita, bekerja keras demi bangsa dan negara. Merdeka!!!
September 2nd, 2009 at 7:36 am
wuih udah lama gua ga tulis comment di blog lo nji.
gua sih sedih loh dengan adanya perseteruan antara indo ama malay. tapi gua lebih sedih ngeliat orang2nya yang sangat mudah terprovoke dengan omongan2 yang jelas juntrungannya.
like i said before…apa bedanya lo ama teroris kalo dari gaya dan cara omongan lo yang kae preman?
seinget gua, indonesia unite itu lahir dari kejadian serangan bom kan? indonesia unite itu bentuk dari ketidaktakutan kita thdp teroris kan? kok malah kita yang kelakuannya kae teroris?
well, emang 1 orang ga berpengaruh apa2 dibanding 400.000 lebih members, tapi gua lebih memilih untuk ga ikut2an dengan community macam kae gitu. tapi gua udah perhatiin, member yang kekumpul segitu banyak sudah mulai kluar satu satu…and I am one of them.
September 2nd, 2009 at 7:38 am
gk setuju dengan kekerasan baik secara Verbal ato pun pake Action skali pun..gw siiy lebih suka dengan cara yg lebih terhormat yaitu dengan menggunakan otak dan kemampuan yang kita punya..gw kira itu yg paling bener tuuhhh…
gak mesti bilang bahasa kasar ato pun dengan tindakan Anarkis..gk nyelesain masalah!
September 2nd, 2009 at 7:42 am
wuih gua ralat…ternyata fansnya indonesiaunite MAKIN BANYAK!!!! DAN SEMAKIN BANYAK YANG KAE JAGOAN OMONGANNYA!!! MWAHAHAHAHAAAA!!!!GUA SALAAAH BESAARR!!!!MWAHAHAHAA!!!!
ternyata emang penduduk indonesia lebih banyak yang ga sekolah dibanding yang sekolah.
bisa diliat semakin banyak yang join ke indonesiaunite untuk memprovoke temen2nya supaya ikutan jadi jagoan.
pak SBY, benahi pendidikan rakyatmu man!!!
September 2nd, 2009 at 7:45 am
@ sekar Vita : AMEN!!!! YOU GO GIRL!!!!
gua setuju banget ama lo. this is why i started to write comment here, GUA YAKIN ORANG YANG BACA PANDJI.COM ADALAH ORANG2 YANG INTELEK!!!! (pandji, it’s a compliment for you too mate)
September 2nd, 2009 at 10:09 am
Api kalau dilawan dengan api hasilnya akan makin berkobar api itu…
oleh karenanya..emosi bukan bikin masalah kelar…malah tambah runyam..
September 2nd, 2009 at 1:47 pm
gw setuju sama lo nji..semua masalah pasti bisa diselesaikan secara damai..tapi sepengalaman gw..memang ga semua orang bisa diajak cara damai..tergantung dari pendidikan yang dia dapat..baik di lingkungan sekolah, keluarga dan sekitarnya..pendidikan bukan hanya berarti formal loh..justru tanpa disadari pendidikan non-formal lah yang mendominasi cara berfikir kita..
yang paling penting dan paling susah itu..merubah pola pikir orang2 yang susah diajak cara damai..bagi mereka damai berarti kalah/mengalah..padahal tidak semua seperti itu..
mari kita kobarkan cara penyelesaian masalah dengan kedamaian….
September 2nd, 2009 at 2:08 pm
Ga akan bisa mengekang comment2 orang2, krn itu cara hidup mereka…mereka biasa hidup keras, kata2 yg dikeluarkan juga akan keras! Itu pribadi mereka…Yang bisa dilakukan, admin sensored kata2 yang ga sepantasnya ada di public forum tersebut…
September 3rd, 2009 at 1:51 am
gw udah berkali2 juga ngingetin temen2 gw yang ada di friendlist maupun di groupnya indonesiaunite, gw menyuarakan “jangan emosi dl”, dan akhirnya??, sama aja.., mreka tetep jelek2in negara yg satu itu…., yaaaaah gmn lg.., mungkin cuma gw diantara tmn2 gw yg berfikiran jernih (sorry lebay, hehe..), yaaah saatnya kita yg “berfikiran jernih” yg ngingetin tmn2 kita smua itu…
oiyah tentang wall di forum IndonesiaUnite maupun di groupnya, kynya ga ngaruh kita ngingetin di wall.., soalnya klo udah ktumpuk ma wall/comment dr org laen, pesan kita ga bakal kbaca lg….
September 3rd, 2009 at 3:55 pm
Kena dech.
September 4th, 2009 at 1:49 pm
tengkyu, mungkin kalo ga baca ini, gue bakal tetep usil di topix.com.
yang paling inspiratif tuh yg Jangan meninggikan diri dgn menginjak kepala orang, tengkyu bro nasihatx
September 4th, 2009 at 4:01 pm
Gwe setuju Bro,
Mo sharing aja, sekitar taun 2002 – 2003, waktu gwe masih kerja di KL ada topik yg rame diomongin di Malaysia n Singapore. kalo gwe ngga salah awalnya adalah tentang perjanjian jual beli air antara Malaysia dan Singapore. Malaysia mau naikin harga (karna ngga pernah naik harganya sejak jaman inggris) dan Singapore ngga setuju. Malaysia enteng aja bilang, kalo ngga setuju ya ngga usah beli (kurang lebih kayak gitu kali ya? ;p). Singapore sewot, dan keluar wacana yg dirilis sama salah satu politisi di Singapore. Wacana itu tentang Singapore declares war against Malaysia. Scenarionya: Singapore invades parts of Johor, their ojective is the water supply. And then offer some race/ethnic in Malaysia (minority) to join with singapore. It the same same strategy use by israel during arab-israel war. Gwe aja yg orang Indonesia gerah banget bacanya. But what suprised me the most was the Malaysian political leaders aswers, mereka dengan penuh percaya diri bilang bahwa pemerintah masih terus bekerja untuk mencari solusi terbaik dan rakyat tidak perlu berlebihan untuk merespon pernyataan” pihak asing yang memprovokasi. Everything is under control.
Terus terang gwe waktu itu iri dengan pemimpin mereka. Intinya; They are smart, that is why we have to outsmart them. We only go to war only when our nation survival is at stake, when everything else fails. And when that time come, I promised You, that I will be the first to set foot on Malaysia ground!!!
September 5th, 2009 at 11:10 am
menurut gue mas, itulah yang sebenernya salah satu faktor indonesia yang melambat proses modernisasinya. karena manusia yang kurang intelektual masih banyak. contohnya ajah seperti itu mas, dengan penuh bahasa kasar, penuh dengan bahasa peperangan. apa ga mikir yah? ketika indonesia menyatakan perang, gara2 hanya suatu masalah yang sebenernya bisa diselesaikan dengan cara BICARA dan KETEGASAN, berapa ribu orang lagi yang bakal menderita ke depannya. dengan terjadinya PERANG, apa mungkin menjadikan keadaan dunia ini lebih baik lagi? kita semua saling membutuhkan satu sama lain. kalo kita emank memiliki intelektualitas yang tinggi sebagai bangsa yang besar dalam sejarah dan SDAnya, pakailah otakmu bukan ototmu. kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada menambah masalah.
saya yakin dan percaya, pemerintah bukan diam, pemerintah bukan lambat, tapi pemerintah duduk dengan hati tenang dan kepala dingin, apa yang terbaik harus kita lakukan? karena apabila mereka mengambil tindakan ceroboh, masalah akan semakin runyam. sadarlah wahai indonesia, jadikanlah indonesia negara BERMARTABAT, karena karisma GARUDA PANCASILA terlalu mahal untuk di adu dalam suatu forum kekerasan tak berguna yang terjadi di DUNIA MAYA.
September 11th, 2009 at 10:05 am
gue kadang heran kak, emosi2 semacem itu emang susah ditahan, apalagi menyangkut kebangsaan kita, sakit saat apa yang kita punya direbut gitu ajaaa, diambil tanpa ijin. tapi gue juga setuju kak, luapan2 emosi gitu ga pantes disebarluasin di dunia maya yang bisa diakses dimana aja, gue salut deh ka ma elo
October 30th, 2011 at 7:22 am
Buy abilify 15 mg.
– http://cheapestpriceforabilify.weebly.com/
December 23rd, 2011 at 10:59 am
Some time before, I needed to buy a car for my corporation but I didn’t have enough money and couldn’t buy anything. Thank heaven my fellow proposed to try to get the credit loans at creditors. Thus, I acted so and used to be happy with my collateral loan.