Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono

Archive for the ‘Album’ Category

Penasaran gak dgn video klip gua???

Friday, August 8th, 2008

Video klip gue sudah bisa di download di www.dmazone.multiply.com

BTW

Gue yakin, kebanyakan pembaca blog ini kemarin nggak dateng ke acara Grand Launch Album gue pada tanggal 25 Maret 2008 kemarin di Hard Rock Cafe.

Padahal gue pajang disini pengumumannya cukup lama.

Gue yakin kebanyakan pembaca langganan gue baca tulisan itu…

Hanya sekedar penasaran…

Kenapa ya nggak dateng?

Soalnya Tgl 31 Agustus di La Piazza gue mau relaunch album, and its free.

I just need to know :)

Supaya bisa evaluasi.

Comment yaaa!


Btw mending mana nih jam relaunch gue? Sore? Atau Malam?

Jam 15.00 - 18.00 atau 19.00 - 22.00?

Berhubung di Kelapa Gading nih venue-nya…

BAB 2: LEARN FROM THE OUTSIDE and the BOX OFFICE METHOD inspired by this book: I CAN CRE8 & TIPPING POINT by MALCOLM GLADWELL

Wednesday, May 7th, 2008

Di Bab 1 dari tulisan gue HOW I SOLD 1000 CD IN 30 DAYS gue bercerita tentang berbeda lebih baik daripada menjadi lebih baik. Di Bab 2 gue cerita tentang saran gue untuk selalu belajar dari luar dunia kita untuk memperkaya keilmuan kita… Enjoy.

Intinya begini:

Kalau elo baca buku yang sama dengan yang dibaca oleh orang lain, bagaimana caranya elo bisa lebih pintar dari yang lain?

Untk memiliki pengetahuan yang lebih lengkap, wawasan yang lebih luas, seringkali kita harus keluar dari lingkungan kita dan belajar dari dunia lain.

Gue sering berkata bahwa hiphop di Indonesia entah kenapa selalu kerjasama dengan mereka yang ada di dalam komunitas hiphop.

Padahal apa yang mereka tahu tidak akan jauh berbeda.

They will never get that quantum leap.

Inilah salah satu alasan kenapa gue ajak Tompi, Angga, Arif kerjasama.

Ini juga mengapa banyak orang setelah bertahun tahun kerja untuk satu perusahaan kemudian keluar untuk kerja di industri dan bidang yang berbeda.

Mereka memperluas ilmu dan wawasan.

Banyak yang setelah mendapatkan ilmu yang mereka cari, kembali ke kantor semula. Dan menempati posisi yang lebih tinggi lagi.

Sekali lagi gue tahu bahwa gue tidak bisa melakukan metoda promosi yang serupa dengan umumnya teman teman di Hiphop Indonesia.

Bahkan gue memilih untuk melakukan pendekatan yang berbeda dengan umumnya industri musik.

Buku I can cre8 isinya tentang berpikir kreatif.

Didalam, ada kutipan dari Thoman Alfa Edison yang berkata “Inventor harus rajin rajin mengintip dunia luar, dunia lain, dunia yang tidak berhubungan dengan dunia diri sendiri dan mencari tahu apa yang sukses disana. Bawa apapun kesuksesan tersebut dan aplikasikan di duniamu. Itu tidak mencontek, itu namanya terinspirasi”

Memang dari dulu, gue sering kali memikirkan hal hal yang tidak seharusnya gue pikirkan.

Maklum, dulu waktu SMA gue seringkali terjebak dalam perjalanan angkot yang sangat panjang dari Pasar Minggu sampai Bintaro Regency (jauh di belakang bintaro sektor 9).

Satu satunya hiburan gue adalah tidur dan kalau nggak ngantuk gue menganalisa hal hal yang gue liat.

Mengapa ini begini, mengapa itu begitu.

Berkaitan dengan pembuatan album ini, gue mengambil studi kasus industri film di amerika.

Gue selalu bingung mengapa produser film amerika selalu mengandalkan minggu pertama pemasukan.

Bagi mereka, semuanya dipertaruhkan di minggu pertama.

Setelah itu, semuanya downhill.

Jadi konsentrasi tim marketing mereka lewat divisi promosi adalah bagaimana caranya membuat sebanyak banyaknya orang nonton pada minggu pertama.

Gue kemudian membeli sejumlah DVD dan mencari bonus behind the scenes-nya.

Studi kasus gue adalah

  1. Transformers
  2. 300
  3. Pixar, a collection of short animated features

Dari 3 DVD tersebut gue menemukan kata kunci bagaimana dunia perfilman Amerika bisa memancing orang menonton film di minggu pertama peluncurannya.

“Anticipation”

Semua usaha mereka difokuskan pada bagaimana cara membuat orang penasaran.

Tidak semua orang. Hanya beberapa orang yang tepat.

Sebelum menjelaskan ini, gue mau menerangkan tentang sesuatu yang gue baca di buku Tipping Point oleh Malcolm Gladwell.

Ini adalah Diffusion model.

Sebuah skema yang menerangkan fenomena Epidemi.

Malcolm Gladwell pada bukunya menerangkan apa yang membuat sebuah produk, sebuah fenomena bisa mewabah dan menjadi sebuah epidemi, sebuah kebiasaan beberapa orang menjadi sebuah budaya.

Dalam siklus tersebut ada beberapa elemen yang penting

  1. INNOVATORS
  2. EARLY ADAPTORS
  3. EARLY MAJORITY
  4. LATE MAJORITY
  5. LAGGARD

5 ini adalah 5 jenis manusia / konsumen di dunia.

INNOVATORS adalah tipe orang yang selalu mencari sesuatu yang baru. Selalu bertualang dan tidak kuatir akan trend yang berlaku. Mereka tidak pernah mengikuti trend. Mereka ada di depan semua trend. Bagi mereka, menjadi yang terdepan sangat penting.

Orang orang ini biasanya fashion designer, product designer, I.T experts, musisi, dll.

Biasanya mereka masuk ke kalangan orang orang mampu.

EARLY ADAPTORS adalah orang orang pertama yang mengadaptasi hal hal yang dilakukan INNOVATORS. Mereka jumlahnya tidak banyak. Hanya beberapa orang, namun lebih banyak daripada jumlah para INNOVATORS.

Mereka adalah orang orang yang influential.

Apa yang mereka lakukan biasanya dianggap keren oleh orang lain.

Mereka seringkali browsing internet, baca majalah majalah luar, nonton TV kabel, beli DVD bajakan film film yang tidak keluar di Indonesia dan tidak ada versi aslinya.

Orang orang ini biasanya kerja di industri kreatif walaupun tidak mutlak hanya dari industri tersebut.

Mereka yang berkerja di dunia entertainment dan elemen pendukungnya, advertising agency, dan lingkungan sekitarnya.

Agar lebih gampang, EARLY ADAPTORS biasanya adalah orang orang yang sudah nonton dan menganggap keren serial Heroes, Prison Break, jauh sebelum dua serial tersebut masuk televisi nasional.

Contoh yang paling sederhana (namun rada aneh) adalah METEOR GARDEN.

Orang orang yang sudah mengaku nonton maraton METEOR GARDEN dan mengaku tidak bisa berhenti sebelum METEOR GARDEN masuk TV adalah para EARLY ADAPTORS.

Mereka dengan sukarela bercerita kepada semua orang betapa keren METEOR GARDEN, cerita itu memicu lingkaran pertemanannya menonton juga dan kemudian ikut ngobrol dengan begitu antusias betapa kerennya METEOR GARDEN, dst, dst, hingga suatu saat, executive stasiun televisi mengendus fenomena ini dan menayangkannya di TV.

Merekalah trend setters. Bukan para INNOVATORS.

Mereka orang orang yang ga mau standard. Ga mau generic.

Orang orang EARLY ADAPTORS inilah yang sering disebut sebut buku marketing sebagai LAW OF THE FEW.

LAW OF THE FEW adalah segerombolan orang orang yang biasanya memicu epidemi.

Jenis orang tersebut adalah

MAVEN, CONNECTORS, SALESMEN.

Maven adalah orang yang sering anda tuju untuk bertanya karena dibenak anda, dia tahu banyak hal. Maven memang haus informasi. Biasanya karena pekerjaannya membutuhkan dia untuk cari informasi. Maven sering dengan sukarela ngasih tau orang info yang dia dapat. Mudah menandai maven. Maven sering ngomong “Eh, udah tau belum… bla bla bla” Dari info belanja baju import dengan harga miring sampai kepada gossip artis terbaru. Dari gadget yang lagi hot di Amerika, sampai ke serial korea yang menyayat hati. Maven sering bercerita tanpa diminta.

Connectors adalah teman anda yang punya banyak sekali koneksi dari banyak sekali dunia. Phonebooknya penuh dengan nomor handphone koneksi koneksinya. Secara aktif dia memang suka mengumpulkan koneksi.

Salesmen adalah bukan orang sales beneran, tapi orang yang mampu “menjual” sebuah ide kepada teman temannya. Kesannya kalau dia yang ngomong, pasti bener.

Kebetulan, tiga tipe LAW OF THE FEW diatas, adalah deskripsi yang sangat tepat kepada para penyiar radio.

Steny Agustaf teman saya masuk kedalam kategori LAW OF THE FEW.

EARLY MAJORITY adalah mayoritas masyarakat yang paling duluan mengadaptasi para EARLY ADOPTERS.

LATE MAJORITY adalah kalangan mayoritas yang belakangan mengadaptasi.

Sederhananya, EARLY MAJORITY adalah mereka yang nonton METEOR GARDEN ketika sudah masuk televisi nasional, dan LATE MAJORITY adalah mereka yang nonton re-runnya.

LAGGARD adalah tipe yang paling doyan mengkonsumis basi-an.

EARLY dan LATE MAJORITY adalah kalangan yang tidak mau ambil resiko dan memiilih untuk melakukan apa yang sudah dilakukan orang. LATE MAJORITY lebih konservatif lagi malah dari EARLY. Kalau udah banyak orang yang lakukan, baru dia mau lakukan juga.

Pertanyaannya: MENGAPA INI SEMUA PENTING?

Jawabannya: KARENA PERIKLANAN SUDAH MATI.

Tidak ada lagi yang jaman sekarang percaya atau kepengaruh iklan.

Kita tahu bahwa itu adalah iklan dan hanya sekedar cara jualan. Tidak ada ketulusan dalam pesannya.

Orang percaya dengan peer to peer recommendation.

Kita lebih percaya dengan perkataan temen kita daripada iklan.

That is the world we are living today.

Karena kita lebih percaya teman, maka penting untuk mengarahkan sasaran kita pada EARLY ADAPTORS.

Jumlah mereka lebih sedikit, dengan itu effortnya secara ekonomi tidak terlalu besar.

Untuk gambaran saja, iklan TV biasanya disasarkan kepada EARLY dan LATE MAJORITY. Itulah alasan mengapa iklan efektifitasnya menurun. Namun tidak pada radio dan majalah.

Radio dan majalah lebih segmented. Lebih sempit pangsanya sehingga komunikasinya bisa lebih efektif. Tidak mass seperti pada TV.

Nah, kembali pada industri film amerika.

Yang dilakukan oleh 300 dan TRANSFORMER adalah memancing rasa penasaran kalangan yang tepat.

Mereka bisa menemukan EARLY ADAPTORS untuk film mereka.

Mereka tahu PR saat ini lebih efektif daripada iklan.

Karena itu mereka menghembuskan isu film ini lewat situs situs film yang sering di akses para EARLY ADOPTERS.

Mereka masuk ke forum forum diskusi komik dan forum diskusi film.

Mereka membocorkan beberapa informasi, foto dan beberapa ilustrasi.

Cukup untuk membuat orang penasaran dan berdiskusi.

Semakin panjang diskusi tersebut semakin tersebar omongan akan film itu.

The next thing you know, its on everybody’s blog, being read by everybody else.

Langkah berikutnya, mereka menyiapkan teaser trailer, 15 sec trailer, 30 sec trailer dan 60 sec trailer.

Inilah yang semakin membuat rasa penasaran memuncak dan diskusi memanas.

They focus everything that got on creating anticipation.

It’s a pre conditioning thing. People are anticipating the movie, even before it was out.

They waited for the right time to release to get maximum effect.

Itulah bedanya dengan umumnya yang terjadi di industri lain. Mereka siap dulu produknya tanpa menyiapkan permintaan terhadap produk tersebut.

Kelak ketika mereka berhasil mendapatkan para EARLY ADOPTERS pada hari hari pertama, mereka yang akan menceritakan betapa keren (atau tidak)nya film tersebut kepada orang lain. Kemudian fenomena epidemi berlanjut.

Untuk menciptakan rasa penasaran gue terlebh dahulu harus tau siapa yang akan gue bikin penasaran.

Siapakah EARLY ADOPTERS yang gue incar?

Setiap dunia, setiap industri punya EARLY ADOPTERS masing masing.

Karena misalnya apabila gue EARLY ADOPTERS untuk film film keren, gue bisa jadi masuk ke LATE MAJORITY untuk urusan trend berpakaian.

Kalau gue EARLY ADOPTERS untuk situs situs baru yang seru, bisa jadi gue EARLY MAJORITY untuk urusan café café yang happening.

Gue memutuskan untuk tidak masuk ke komunitas hiphop. Karena alasan gue diawal tadi.

Gue mau mengambil pasar yang berbeda.

Maka gue memutuskan untuk membuat penasaran pendengar gue di HRFM.

Mereka tepat sekali mewakili kalangan yang gue inginkan dan mewakili gue sendiri.

Dan sepanjang 7 tahun gue siaran di radio dengan segmentasi HRFM, gue mengenali bahwa ternyata umumnya pendengar gue adalah kaum yang ada di dalam LAW OF THE FEW.

Hard Rock FM (Jakarta terutama) memang menyuguhkan segala kebutuhan Maven. Karena itu gue ga kaget kalau diantara pendengar gue ada maven-nya.

Which is exactly why Im targeting my own listeners.

Bersambung…

Di bagian selanjutnya dari BAB 2 ini, gue akan cerita bagaimana gue menerapkan apa yang sudah gue pelajari dari dunia film ke album hiphop gue…

Stay Tuned.

Bab 1: FIND A NICHE inspired by this book: PURPLE COW by SETH GODIN (part 2)

Tuesday, May 6th, 2008

Pada bagian pertama dari BAB 1, gue menulis tentang pentingnya memiliki perbedaan.
Kini gue menulis lanjutannya tentang bagaimana cara gue menciptakan perbedaan tersebut.

…Untuk bisa melakukan itu, semua dimulai dari pemilihan beat ketika gue berkunjung ke kantor Rizky Rekordz di Veteran.

Secara sadar gue memilih beat yang bagi gue tidak terdengar seperti hiphop lain, terutama tidak seperti SOUL ID. Berhubung yang bikin beat adalah orang orang yang biasa bikin beat untuk SOUL ID.

Gue memilih yang lebih melodius, yang seperti musik acid jazz.
Tidak susah untuk memilih beat seperti itu, karena gue hanya perlu untuk jujur pada diri gue sendiri dan memilih apa yang gue suka.
Balik lagi, gue siaran 7 tahun untuk orang di umur 20-30 tahun.
Bawah sadar gue seakan tahu apa yang akan mereka suka.
What I like is what they would like.

Pada saat gue mulai menulis dan mulai membuat rap gue mendengarkan sejumlah lagu rap Indonesia cukup banyak untuk membuat gue ingat untuk tidak terdengar seperti itu secara lirik dan cara ngerap.

Sebelum gue pernah berniat bikin album rap gue udah berpikir kenapa orang dewasa jarang yang mengaku suka mendengarkan musik hiphop Indonesia.
Umumnya orang berumur 20-35 berkata
“Liriknya tidak mewakili gue. Apa yang mereka katakan di lagu bukanlah hal yang ingin gue katakan dalam keseharian. Apa yang menurut mereka penting, tidaklah penting di benak gue”

Ketika gue mulai bikin album gue bertanya kepada diri gue sendiri, apa yang kira kira penting bagi gue.
Dan apakah yag penting bagi gue juga penting bagi orang seumuran gue.

To find answers to that question, I go to my blog.
Back then it was spandji.blogspot.com
Posting dari 2004 – 2007 gue bacain, dan gue membaca comments orang terhadap posting gue.

Dari situ gue menemukan apa yang menurut mereka penting.
Ketika googling dan mencari blog yang menulis nama gue, gue menemukan orang yang terinspirasi dengan omongan gue di radio dan tulisan gue diblog.

Inilah yang memperkuat keyakinan gue untuk jujur dan menulis lirik berisi hal hal yang penting bagi gue.

Pada akhirnya, gue mendapatkan lirik lirik yang sama sekali berbeda dengan rap yang ada sekarang.

Setelah gue punya rencana untuk membedakan segmen dan sebelum mulai menulis, gue tahu gue harus menggandeng musisi yang segmennya sama dengan yang gue incar.
Sesuatu yang tidak sama sekali berkaitan dengan hiphop Indonesia.

Ketika mulai menulis, gue sadar ada beberapa lagu yang sangat tepat untuk Tompi dan Angga dari Maliq & D’Essentials.
Mereka tepat sekali sesuai dengan yang gue pikirkan.
Ketika mereka mendengar nama Tompi dan Angga dalam sebuah album, hiphop sekalipun, mereka tahu dimana positioning album ini.

Yang harus digaris bawahi disini adalah, walaupun secara sadar gue memang berusaha untuk berbeda dengan yang lain, tapi gue tidak harus berpura pura.
Gue memang beda dengan yang lain.
All I did was be honest with myself.

Look back to every rapper that made it big.
Eminem.
50 cent.
Kanye west
Lil Wayne.
Lirik mereka, sound mereka, cara mereka ngerap beda dengan yang saat itu ada.

That is called niche.
That is a marketing strategy.
That is what everybody needs.

Di bab 2 gue akan menunjukkan bahwa belajar dari dunia yang berbeda akan membawa kita selangkah lebih maju.

BAB 1: FIND A NICHE inspired by this book: PURPLE COW by SETH GODIN

Monday, May 5th, 2008

Ketika melihat begitu banyaknya band baru di Indonesia, gue cukup bingung dengan banyaknya diantara mereka yang terdengar sama.

Musik mereka dan lirik mereka terdengar serupa.

Yang lebih lucu lagi, rambut mereka semua juga sama.

Rambut belah pinggir poni panjang, dengan bagian belakang memanjang seperti mullet.

I think you know what I mean.

Mereka seperti itu kelihatannya karena sedang nge-trend.

Nge-trend, dari dulu sudah menjadi sebuah instilah yang membingungkan bagi gue.

Kenapa orang mau perpenampilan sama dengan orang lain?

Belakangan gue sadar ternyata ada 2 jenis orang.

Ada yang mau “cari aman”.

Ada yang mau “kelihatan”.

Yang mau cari aman akan mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Supaya sama. Dengan itu dia akan merasa aman. If I wear the same thing that everybody else is wearing, then no body will blame me for looking weird.

Aman.

Ada juga yang mau keliatan oleh orang lain. Dia ingin berbeda. Omongannya pun sering kali berseberangan dengan umumnya orang. Dia nyaman berada dibawah spotlight karena yakin dengan dirinya sendiri. Terlepas dari apakah dia betul atau salah.

I think I’m this type.

Di dunia musik, mengikuti apa yang trend adalah sesuatu yang aman untuk dilakukan. Toh banyak band sudah berhasil menjual CDnya dengan musik seperti itu dan penampilan seperti itu.

Tapi itu masih relevan kalau di industri musik Indonesia hanya ada sekitar 5 band yang berpikiran seperti itu.

Tapi kalau ada lebih dari 1000 band berpikiran seperti itu, maka yang akan terjadi adalah munculnya 1000 band dengan musik, lirik dan gaya rabut yang sama.

Who would want another UNGU? We just want 1 UNGU. The original UNGU.

Who would want another SAMSON? We just want 1 SAMSON. The original SAMSON.

Di buku PURPLE COW, Seth Godin berkata bahwa agar produk kita bisa muncul ke permukaan dan dikenal orang kita harus berbeda dengan yang lainnya.

Kenapa harus seperti ini? Karena di dunia terutama di Indonesia sudah ada begitu banyak produk dari begitu banyak kategori dengan begitu banyak penawaran dan begitu banyak iklan.

Kita sudah jenuh dengan semua ini dan terusterang tidak punya banyak waktu untuk memilih.

Bayangkan anda sedang mengendarai mobil melewati sebuah peternakan dimana ada sekitar 100 sapi dengan warna corak pada tubuhnya hitam dan putih. Diantara semua sapi, ada seekor sapi yang warnanya ungu.

Ketika anda sampai dirumah, sapi mana yang akan anda ingat?

Being different is better than being better.

Kalau ada 1000 jarum diatas meja.

Bisakah anda menemukan jarum yang punya kualitas paling tajam, besi paling kuat dan tidak akan bengkok hanya dengan melihat?

Tapi kalau ada jarum yang warnanya ungu bisakah anda menemukannya diantara 1000 jarum biasa hanya dengan melihatnya?

Its exactly the same when it comes to the music industry.

This is the age of being different.

Tompi dan Maliq & D’Essentials tried years untill they were finally noticed by people.

Dengar dari cerita mereka, dulu susah sekali berusaha menjual Tompi dan Maliq & D ‘ Essentials.

Kenapa? Dulu orang mau yang aman aman saja. Sekarang semakin banyak orang mencari yang baru, terbuka dengan pilihan baru dan ingin yang berbeda.

The Upstairs made it big because at the time they were the ONLY band like that.

Everybody with a niche will meet their market.

Because the market finds them.

Ketika gue mau bikin album rap gue sadar bahwa gue harus berbeda.

Ada beberapa alasan kenapa gue mau berbeda.

Pertama karena dengan gaya rap Indonesia sekarang, gue sudah tau kemampuan penjualannya.

Jadi kalau gue muncul dengan gaya yang sama, maka kurang lebih penjualan gue akan sama seperti mereka.

I don’t want that.

Kemudian kalau gaya rap gue dan musik gue sama dengan gaya hiphop indonesia sekarang, maka segmen pasar gue juga akan sama dengan mereka.

I don’t want that either.

Berada di lingkungan radio begitu lama membuat gue paham dan hafal karakteristik tiap segmentasi.

Radio adalah media yang personal, karena itu tabiat mereka terbaca dalam keseharian gue sebagai penyiar radio.

Segmentasi hiphop Indonesia sekarang adalah 15 – 25 tahun.

Mungkin bahkan lebih banyak di umur 15 – 20 tahun.

Di radio, biasanya mereka masuk ke dalam radio anak muda.

Segmen seperti ini, bukan hard spender.

Bukan tipe pembelanja.

Mereka berkoloni, berkumpul bersama, tapi kalau mereka nongkrong di sebuah café bersama sama, hanya beberapa yang beli minum.

Sisanya.. minta.

It is their nature. Bukan salah mereka juga karena mereka belum berpenghasilan.

Kemampuan spending mereka tergantung dengan kemampuan orang tua mereka dan kebaikan hati orang tua mereka

Again, they cant help it.

Bahkan mereka yang punya orang tua yang relatif mampu juga tidak akan membiarkan anaknya beli CD lebih dari 3 atau beli CD setiap minggu.

Its tough for music industry trying to aim them coz you and I know there are a lot of CDs out there to buy.

And when you want everything but cant have the money to buy everything whaddyou do?

You download.

You buy pirated CDs that might give you 5 CDs for the price of 1 original CD.

You get the RBT, but not the CD.

You save from someone else’s CD or MP3 player.

But not the CD.

Mengingat segmentasi hiphop di Indonesia saat ini seperti itu, maka gue memilih untuk tidak melakukan hal yang sama.

I want to go out different.

I hafta sound different. Music wise, lyric wise, delivery wise.

Bagaimana cara gue melakukan itu?

BERSAMBUNG…

HOW I SOLD 1000 CD in 30 DAYS, the chapters.

Friday, May 2nd, 2008

Dibawah ini adalah 7 cara yang ketika di kombinasi menghasilkan 1000 CD dalam 30 hari.

7 cara itu gue bagi menjadi 7 bab.

Setiap bab terinspirasi oleh buku buku yang gue baca

(Sebuah bukti bahwa membaca betul betul mencerdaskan elo, before reading all those books, i know nothing)

1. “FIND A NICHEinspired by this book: PURPLE COW by SETH GODIN

Mengenai perbedaan dan keunikan membuat abum gue naik ke permukaan.

2. “LEARN FROM THE OUTSIDE and the BOX OFFICE METHOD” inspired by this book: I CAN CRE8 & TIPPING POINT by MALCOLM GLADWELL

Mengenai keinginan untuk belajar dari dunia yang berbeda membawa ilmu yang baru untuk album gue.

3. “TRADE UP” inspired by this book: TREASURE HUNT by MICHAEL J. SILVERSTEIN

Mengenai harga album gue yang relatif mahal justru membawa keuntungan.

4. “ADD VALUEinspired by this book: FREE PRIZE INSIDE by SETH GODIN & FAKE FACTORS by SARAH MC CARTNEY

Mengenai cara gue melawan pembajakan.

5. “TELL A STORY” inspired by this book: MARKETERS ARE LIARS by SETH GODIN

Mengenai cara gue me-market album gue. Tidak dengan iklan, tapi dengan diomongin orang.

6. “INVOLVE THE MARKET” inspired by this book: WE ARE SMARTER THAN ME by Barry Libert & Jon Spector and thousands of contributors

Mengenai keikutsertaan pembeli gue dalam proses gue bermusik memperkuat jaringan pembeli gue

7. “DON’T MAKE HITS” inspired by this man: Jay Z.

Mengenai cara gue membuat orang mau untuk membeli CD gue.

Siap membaca dari bab 1 ?

:)

HOW I SOLD 1000 CD IN 30 DAYS

Wednesday, April 30th, 2008

“Iya, penjualan lo bagus. It’s a fact karena mereka minta repeat order. U should be happy man. Walau bajakan elo ada, orang tetep mau beli yang asli.”

- Endru March Sukardi A.K.A. Drusteelo -

- SOUL ID member & RIZKY REKORDZ CEO -

Ketika gue trima SMS dari Endru tersebut, gue tersenyum.

Tanggal 21 April, kurang dari sebulan sejak gue launching album tgl 25 maret.

This is not a surprise to me.

My target was to finish 1000 CD in 1 month.

It sounded crazy at the moment, but now it has been confirmed.

I did it.

Untuk ukuran SAMSON, PETERPAN, PADI, UNGU, dll ini sama sekali bukan hal yang membanggakan.

Tapi untuk hiphop?

Hiphop Indonesia? Industri yang katanya stagnan?

How did it happen?

Apakah hanya karena gue udah duluan terkenal sebagai presenter?

Ataukah karena gue sudah punya massa pendengar GMHR di HARDROCK FM?

Elo bisa percaya itu, tapi guepun secara sadar merencanakan dengan sangat detail agar hal ini terjadi.

Gue melakukan sejumlah strategi untuk bisa menjual 1000 CD dalam waktu sebulan.

Kalau elo percaya bahwa gue bisa menjual 1000 CD hanya karena status gue, elo bisa berhenti baca disini.

Tapi kalau elo mau tau… Kasi comment disini

:)

Bentuk baru dari MUSICARE

Monday, March 17th, 2008
BAD BOYS ON STAGE

THE LAUNCHING OF
PROVOCATIVE PROACTIVE PANDJI

25 MARET 2008
SELASA
19.00 - 22.00
HARDROCK CAFE, EX.

FEATURING:
TOMPI
ANGGA (MALIQ & D ESSENTIALS)
MIKE MOHEDE
DRUSTEELO & TABIB QIU (SOUL ID)
JOENIAR ARIEF (TOFU)
PASTO
GAMILA

fdc will be donated to help children with cancer through C3.

BE THERE!

IT WILL BE AN EVENING TO REMEMBER.

Finally… It’s out.

Thursday, March 13th, 2008

It’s out.
I’m proud.

Terima kasih yang udah beli.

Malam ini jam 19.00-21.00 gue tunggu kalian di STARBUCKS SKYLINE BUILDING. Itu lhooo yg DJAKARTA THEATRE.
Dan dapatkan voucher gratis starbucks ukuran tall apa saja.

Yang ga bisa datang ke Starbucks silakan ambil aja di resepsionis HRFM.
Sarinah lantai 8.
Tapi mulai Jumat tanggal 14 ya ngambilnya.
Di resepsionis akan gue titipin CD elo dan daftar nama elo.

….

I love you guys for supporting me.

:)

Panduan terhadap lirik…

Monday, February 25th, 2008

Dibawah ini ada semua lirik yang ada pada 12 lagu gue.

A lil highlight:

BAJAK LAGU INI
Pandji berkata pada album ini “Kalau suka lagu ini nggak papa, bajak aja dan bantu gua sebarkan keseluruh negri”. Lagu ini sangat mewakili judul albumnya Provocative Proactive, dimana di lagu ini tersimpan berbagai pesan yang kritis.
Lagu ini paling sering dpertanyakan orang orang…

MORNING PEOPLE feat STENY AGUSTAF
Lagu ini bercerita tentang orang orang yang harus berangkat kerja di pagi hari, berjuang untuk hidup yang layak. Dibawakan bersama Steny Agustaf, seorang presenter yang juga partner siaran gue di Good Morning Hardrockers Show setiap pagi hari.

DULU DIA BUKAN SIAPA-SIAPA
Siapapun boleh memiliki cita cita. Termasuk mereka yang saat ini dianggap pencundang oleh lingkungannya.
Bercerita mengenai masa masa dalam kehidupannya yang membentuk gue menjadi yang saat ini anda kenal.
Pernah diludahi kakak kelas? Dipukulin preman kwk? Gue ceritakan semuanya disini.
Ini adalah lagu gue yang paling pribadi.

GHOST SONG
Diilhami oleh dendam, gue menggunakan kebencian terhadap musuh musuh kehidupan gue untuk menjadi alasan maju. Disinipun ada sindiran terhadap Malaysia dan Amerika. Salah satu bagian sindirannya seperti ini “Within me runs blood of 350 years of resistence while you got your independence given to you by the Great Britain”

ADA YANG SALAH feat. TOMPI
Lagu ini menunjukkan kekecewaan gue terhadap beberapa isu di Indonesia. Dari anggapan bahwa Rap hanya untuk ABG hingga kepada koran yang menggundulkan hutan hanya untuk diisi berita berita buruk.
Dibawakan bersama Tompi.

UNTUK INDONESIA feat. Joeniar Arief, Drusteelo, Tabib Qiu
Stadium status. Lagu ini terdengar seperti Anthem Bangsa Indonesia suatu hari nanti.
Kolaborasi gila gilaan.

YOU THINK YOU KNOW (INDONESIA) feat. GAMILA
Lagu ini adalah pesan untuk semua orang di luar negri terutama di Amerika, bahwa Indonesia bukan hanya Bali. Dibuka dengan dialog antara Pandji gue dengan seorang teman di Amerika yang selama ini merasa Indonesia ada di Bali, bukan sebaliknya. Gamila, istri gue menyanyikan bagiannya dengan luar biasa.
Truly a brilliant singer waiting to be heard by the world.

HIPHOP HELP
Disaat semua orang memuja para bintang Hiphop seperti Jay Z, Eminem. Kanye, dan 50 Cent, gue mengarahkan lirik kepada mereka dan menantang mereka untuk ikut menggalang kekuatan menghentikan perang dan kekerasan di negara mereka sendiri. Mengingat fakta bahwa rekor angka pembunuhan di lingkungan sekolah tertinggi di dunia dipegang oleh Amerika Serikat.

MULANYA BIASA SAJA feat. ANGGA “MALIQ & D’ESSENTIALS” PURADIREDJA
Cerita mengenai 2 orang yang bekerja dalam satu kantor dan sudah punya pasangan masing masing ternyata saling jatuh cinta.
Bersama Angga dari Maliq & D’Essentials

DIBAYANG MASA LALU
Salah satu lagu yang gue akui paling sulit untuk ditulis karena melibatkan begitu banyak emosi.
Gue gak pernah membicarakannya lagi dalam keseharian kehidupan gue, namun di album ini gue tergerak untuk menuangkannya kepada sebuah lagu.

KEMBALI TERTAWA
Lagu ini merupakan lagu terfavorit gue mengenai Ibu, Istri dan Tuhan.
Rasanya Endru juga kesurupan waktu bikin beatnya. LAGUNYA KEREN ABIS.

I KNOW (‘KAN KEMBALI)
Sebuah lagu yang kalau diperhatikan memiliki makna ganda.
Intinya mengenai perpisahan. Namun lagu ini ditujukan kepada 2 jenis perpisahan.

LYRICS FROM PROVOCATIVE PROACTIVE

Monday, February 25th, 2008

BAJAK LAGU INI
Produced by : Raben
Written by : Pandji
All Backing Vocals by : Pandji


CHORUS
(Bajak lagu ini)
Kalau suka lagu ini nggakpapa, bajak aja dan bantu gue sebarkan ke seluruh negri!
(Atau download nanti)
www.provocative-proactive.com download disana com
(Beli CD ini)
Setengah penghasilan CD akan diberikan untuk anak kanker dinaung C3
(Banggakan hati)

VERSE 1
Hari ini, berkata Pandji, tak peduli kalau karyanya kelak di bajak orang nanti
Ada kalanya para musisi utk mengerti, rakyat kita peduli dengan karya yang berarti.
Dalam arti, di negri ini, orang orang lupa kalau mereka juga mau untuk membeli.
Tapi ingat lagi…
Nggak semua hidup berkecukupan dengan sandang dan papan
Kita bisa berteriak sebangsa serempak, kita maju “Pendidikan adalah hakku!”
Kita minta pendidikan gratis, tapi kalau lagu dibajak mengapa nangis?
Musik adalah pendidikan, pembebasan dari pembelengguan, kebodohan, keminderan, jangan heran, kalau orang banyak yang berharap bisa mengecap musik dengan gratisan.
Bagai pendidikan.
Ingat teman, guru guru ini disejarah akan terekam:
John Lennon, Bob Dylan, Bob Marley, Bang Iwan, dan Marvin, dan Bono, dan Tupac!

VERSE 2
Hah! Gue tau elo benci, elo pikir gue bodoh atau mungin gue dipikir naif.
Jujur gue mengakui, gue bukan mau kaya dari album ini (hehehehe)
Karna itu, gue mikir lebih jernih.
Gue konsentrasi untuk bikin karya seni bukan jual CD.
Seperti stigma pegawai negri, masuk kantor untuk main tetris karna tidak peduli lagi…
Bedanya bekerja dan berkarya, kerja untuk uang, karya untuk kepuasan sendiri saja.
Kalau nyari uang kita fokus dengan metoda yang selama ini berhasil menghasilkan uang.
Repetisi.
Mengulangi pola aman.
Gimana mau berkembang? Kita harus hajar zona aman.
“Slama masuk jam 9, pulang jam 6, uang masuk tiap akhir bulan, AMAN”

Inikah kasus musisi?
Takut liat retur CD sehingga mulai lupa jati diri?
Lagi lagi gue akui, memang tidak mudah nyaman untuk jadi diri sendiri.
Takut dijauhi, tidak diterima oleh calon pembeli.
Penurunan angka CD bukanlah salah musikmu, tapi salah label yang punya metoda kian menjemu.

BACK TO CHORUS

MORNING PEOPLE feat STENY AGUSTAF
Produced by : Edo Kingstone
Written by : Pandji
Additional Vocal by : Steny Agustaf
Backing Vocal by : Pandji

VERSE1
Hello early risers here and everywhere!
Mornings are typical here and over there.
Typical newspaper thrown to your front door.
The smell of warm blankets askin for some more.
And more or less, stress isnt really anything.
Screamin from the roof top “MONEY AINT A THING”
But you see man, that’s Jay Z and I think he’s half crazy, or maybe he don’t live at the same world that we all be.

I know who you are, drivin in ur car, 1 hand on the steerin wheel your eyes scanning far.
A cup of starbucks on your left man, caffeine kicks ur chest man,
The seminar you went man, aint got no effect man,
Your favourite morning show on the radio,
Throwin out jokes and request, on the go.
So go shift gears (GO!)
Switchin four lanes (GO!)
Don’t think of the work load, just think of the money you’ll earn (GOLD!)

CHORUS
Can you feel it?
Can you feel it? You know you can dance to this.
Can you feel it?
Can you feel it? Girl you know you can dance to this
Can you feel it?
Can you feel it? Baby you know you can dance to this
Can you feel it?
Can you feel it? The president can dance to this.

VERSE 2
What ? I got let go?
Ey don’t give me that “don’t I get the note” bullshit.
What? You’re sayin sorry but life goes on?
Okay forget it man, im packin up.

Im reachin out man, im askin to be sub, this place doesn’t own all the money in the world.
Im better than to stay at this place anyway.
Im living my own life man, starting from today.

But okay okay okay okay.
I know that to live I need to have sum cash.
I know I’ve spent out all the money in the stash
But you know PS3 runs out in a flash (you know what that’s actually true)
Relax, I know I’ll get a new job fast, you know now heroes always have the last laugh.
So now lemme call the boys, I got no other choice.
Its time to storm the club man, its time for no remorse man!

CHORUS

BRIGDE

Money pays the bill, money for the kids, money on the groceries, money everytime, everything, money aint a thing!

CHORUS

DULU DIA BUKAN SIAPA-SIAPA
Produced by : E. Sukardi, Keytut, Ijoel for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Backing Vocal by : Gamila, Pandji.

VERSE 1
Waktu SD rasanya kok biasa aja
Anak kecil tau apa tentang rumah tangga
Setiap kali ayah ibu jarang berbicara.
Awalnya makan semeja jadi sndiri aja.
Gue nggak ingat banyak momen marah marahnya..
Mungkin sengaja. Mungkin nggak mau keliatan aja.
Suatu hari ibu duduk di depan meja, dirangkul 3 anaknya ngomong “Biarin aja!”
Gue sadar, pelan pelan, keluarga gue retak.
Walau ga pernah gue liat rumah diacak acak.
Di sekolah teman teman punya keluarga sempurna, dimana Ayah Ibunya jalan jalan berdua.
Gue ga iri, biarin aja, gue-mreka beda.
Gue tau mreka suka bilang gue anak broken home, biarin aja.
Gue ga akan ngedrugs atau apa, gue akan berusaha…
Sukses gue akan buat orang suatu hari berbicara…

CHORUS
Dulu dia bukan siapa siapa
Dulu dia bukan siapa siapa
Dulu dia bukan siapa siapa
Sukses gue akan buat orang suatu hari berbicara…
Dulu dia bukan siapa siapa
Dulu dia bukan siapa siapa
Dulu dia bukan siapa siapa

VERSE 2
Waktu SMP rasanya kayak neraka.
Digodain homo muda, dipukulin preman KWK, hehehe…
Lucu juga (lucu?)
Sekarang gue ketawa, dulu gue merana!
SMP masa masa gue yang paling gelap.
Gue selalu jadi bulan bulanan oleh setiap, kakak kelas yang sering kalap, karna disetrap, lampiaskan diri muka gue diludah (mantaaap)
Salah gue apa coba? Emang gue makhluk nista.
Gue nembak 7 cewe beda beda, tapi hasilnya sama!
Ditolah mentah mentah oleh 7-7nya, mungkin karna gue waktu SMP emang pecundang.
Saking pencundangnya gue, depan sekolah, ada anak bongsor datang dan dia malak gue, karna takut gue kasih juga uang segitunya…
Padahal dia anak kelas 1.. gue anak kelas 3 !!!

CHORUS

BRIDGE
Kuliaaahh, masa dilema.
Saking banyak gagal, gagal SKS-nya 5.
Kepemimpinan ancur, kisah cinta lebur.
Saking gue sering susah, gue jadi susah bersyukur.
Sering banget gue jalan sambil nyari recehan (kasiaaaan)
Saking gue ga ada uang cuma untuk naik angkutan (aduh kasiaaan)
Tapi gue slalu paksa gue untuk berusaha
Cita cita gue, orang liat TV, nemu gue, dan dia bilang….

CHORUS

GHOST SONG
Produced by : Ijoel for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Backing Vocal by : Pandji

INTRO:
Attention to all bullies in the world!
People or Nation…
Remember when losers unite man, you’d be outnumbered. And you’ll lose anyway.. LOSER
(Soulbrothaz you gave me freedom of speech!)

VERSE 1
You think I forgot about you?
You think I forgot what you did do you?
Do yo really think I’ll erase you from my head and my heart so easy do you?
Don’t you really hope that I’ll forgive you
Coz all my life I’ve been waiting for you, I’ve been, I’ve been waiting to say this to you.
I’ll try my best to not to kill you.
I remember how you embarassed me, you make me feel small in front of everybody.
They were mocking, screamin, laughin at me.
I was dying coz my friends turned to my enemy.
Im strong now coz you failed to kill me.
I set my mind, I’ll make you see me.
I’ll now kill you and your life to be.
I’ll show you what a man, that you have made me.

CHORUS 1
You know what I am to you man?
To you, im a ghost!
You cant see me, but I’ll haunt you with my success and you’d be embarassed with everything you’ve said to me.
Yea that’s right man… I remember everything!

VERSE 2
You know, to think of it we’re not THAT different you and me.
We really just stand devided by sea.
I look at you (you look like me physically)
But mentally (I kinda think you’re crazy)
How can you think you can over come me?
No body leads by following, see?
You took what’s mine and claims it yours, see?
(That’s stupid) You don’t even have a culture like me!
Hating you is really what this is all about.
I remember Bung Karno wanted you out.
I don’t think I need my country to shout.
How you abused my people without a single doubt.
You raped them all, abandon them all, misaccused, mental abuse, all that you did at that mall before next fall, we’ll see which nation finally stand proud and tall!

CHORUS 2
You know what I am to you man?
To you, im a ghost!
I have no flesh because I represent people whose blood runs 350 years of resistence, while you got your independence GIVEN TO YOU by the Great Britain.

(Okay im takin this to the bridge)

BRIDGE
Every country in Bali they try to unite one voice and save the Earth from Global Warming except one country they lost their heads by corporate greed they’re cra-

CHORUS

OUTRO

People around the world its time to stand up!
Its time to be heard.
They don’t know about us, they can see us, that’s why we’re the ghost generation man.
But now, if we unite in one voice, we can tell all those bullies to stop their intimidation. To stop pushing because they cant push us anymore.
Its time for us losers to wipe the “L” on our forehead.
And its time for us to reign, as champions man.

ADA YANG SALAH feat. TOMPI
Produced by : E.Sukardi , Keytut for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji & Tompi
Backing Vocal by : Tompi

VERSE 1
Orang Indonesia suka bilang rap kami kampungan (kenapa)
Pikir gua sambil kebingungan.
Orang kita cuma ngomong nggak pake nada doang, seblah mananya kok rap bisa dibilang kampungan?
Apa kampungannya pada pesannya ya?
Atau kampung cara berpakaiannya ya?
Atau cara kami presentasikannya?
Yang bikin mreka pandang kami sebelah mata gue curiga, emang yang salah mrekanya. Ketawa. Bilang rap buat ABG doang?
“Umur 28 ga cocok ngerap lagi dong Dji, bapak bapak ya nyanyi Jazz kayak Tompi”
(Somebody called my name?)
Mreka bilang masalahnya di budaya.
“Biar gimana juga rap asli amerika”
HAHA, langsung, srangan balik ala MU, kalo gitu, jins yang lo pake, aslinya dari mana?
Cisitu?

CHORUS (TOMPI)
Ini lagu, bukan lagu rindu.
Ini lagu untuk membuka pikirmu.
Kalau negri ini bukan negri babu.
Ayo anak negri mana karyamu.

VERSE 2
Ada lagi nih…
Masalah surat kabar, atau koran.
Yang merasa berlangganan coba angkat tangan?
Namanya langganan pasti bayarnya diblakang, tapi, buat apa kalau kabar buruk doang ha?
Pembunuhan, Kebakaran, Korupsi, lalu pemerkosaan.
Ga mampu bayar sekolah lalu bunuh diri, atau artis, ketangkap bawa ecstasy, masak sih? Hutan kita tebang cuma buat gini?
Buat apa bayar untuk dapet kabar sedih?
(Eh tapi ini fakta bung)
Tapi faktakan nggak harus begini, coba usik orang orang yang demo di jalan.
Metoda yang sama dipake tahun 60an, coba gue tanya prosentase keberhasilan, dalam metoda kalian turun kejalan, bandingkan dengan keberhasilan kalian bikin macet di jalan?

CHORUS

BRIDGE

Jadi gini, hukum pareto mengatakan, 80% uang negara pasti dihasilkan dan dinikmati oleh hanya 20%. Artinya, yang miskin akan selalu ketinggalan.
Orang bilang, Indonesia kurang banyak orang mampu/
Padahal yang bener, orang yang mampu kurang banyak memberi.
Dan kalau kita beramal ga Cuma staun sekali, bukannya yang seneng juga elo sendiri?

CHORUS

UNTUK INDONESIA feat. Joeniar Arief, Drusteelo, Tabib Qiu
Produced by : Keytut for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji, Joeniar Arief, E. M. Sukardi, N. Nugroho
Backing Vocal by : Joeniar Arief


CHORUS
Angkat tanganmu untuk Indonesia X 8

VERSE 1 (PANDJI)
Assalamualaikum, gue Pandji, si pembela negri
(HAHAHA)
Skarang elo ketawa karena elo nggak ngerti.
Negri kita sring diserang sama lawakan satir, orang Indonesia ngaco yang nyela tanah air, antara mereka bego atau nggak bisa mikir…
(Ih kasaaar)
(Eh itu bukan kasar, itu namanya nyindir)
Masak tumpah darah kita nggak membuat lo bangga?
Kapan trakhir kali lo berbuat baik untuk negara maka..

CHORUS

VERSE 2 (DRUSTEELO)
Lets trade war stories.
I remember my granpa told me, dua bulan berjuang di hutan tanpa pamrih.
Demi semua yang dia cintai, demi anak cucunya di suatu saat nanti.
Melihat burung Garuda terbang diangkasa dan bendera merah putih terus berjaya, so…
Trima kasih buat semua pahlawanku yang kadang terlupakan so semua lambaikan…

CHORUS

VERSE 3 (TABIB QIU)
Apakah beritanya di dalam duniamu, ku Qiu dan Pandji bukan mau ngaku ngaku paling Indonesia karna yang paling adalah seberapa tulus hatimu mau membahasakan, jiwa hingga raga beridentitas.
Kita semua tahu cinta bukan diatas kertas. Tapi diatas bantal, alas kepala diatas akal, dialasi budi pekerti bangsa yo ayo kita..

CHORUS

BRIDGE (JUNIAR ARIEF)
Tumbuhkanlah kembali cinta di hatimu, yang kan kau persembahkan untuk negerimu.
Biarkanlah cintamu kan harumkan bangsa. Kembali bersinarlah zamrud khatulistiwa
CHORUS

YOU THINK YOU KNOW (INDONESIA) feat. GAMILA
Produced by : E. Sukardi , Keytut, Ijoel for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji & Gamila
Backing Vocal by : Gamila

VERSE 1
Hold up!
I know you think that im a scam right?
A crazy asian kid tryin ta mess ur mind right?
All im asking is 5 minutes of your time…
And you’ll see I ant wastin any of ur dime.
Lets say, you work your ass until you’re stressed you need to get away fast pain of your chest, you want a place that no one knows any enemies or foes,
You want smiles that follows you where ever you go

If you wanna lay down on the beach and get fry man, you know there’s kuta bali sands there to try man
And if you’re looking for sunsets to die man, lat back put your favorit booze on the side.
And every evening every stars up there to shine man, when was the last time you can see a shooting star man?
Stay up all night just to welcome morning rise man, another beautiful morning up on your eyes man.

I know you don’t believe me coz for every reason, its like you hear bad news of us every season. But back home violence hits day in and day out, I know its hard just to find the right place to make out we got more than anything you’ve ever heard.
In terms of spot (man) ours are absurd.
365 days here aint enogh man, you need to find a flight your self and prove your eyes man…

CHORUS (GAMILA)
Give just a little more time, live a little more life
Don’t believe in anything you hear just play a little more music just a little more game and you will find me irreplacable yeah.

VERSE 2
Okay, I feel you.
You really think im talkin sweets do you?
“What’s the catch?” I think I heard you say that did you?
Im getting paid by the government like they say? (HAH)
Im Indonesian! My duty is to save he day.
I know you’re proud of the mall that you use to stroll until the mall got more boring than a white wall.
Well pack it up this is a shoppers paradise man.
There’s lots of items here to spark your eyes man.
I know you’re sick and tired of partys on your club right?
Same people same problem same night right?
Here you dance to a gorgeous that’s right man, you treat here right and I know she’ll change your mind man.

No crazy snappin finger girl no dissrespect man.
No guns, no gangs, no violent type man, ma’am.
Just a bunch of friendly man who loves to chat ma’am.
And ladies treat you like a king with full respect man.

An understatement when they say that we are nice men.
Its not nice! We know how treat them right man.
We honor being nice instead of being right and,
we believe in peace more than you and your guns man.
So save your money plan a trip to paradise.
A one stop of everything just roll the dice.
Flight Garuda Indonesia will sit you right, 1st class service that I know will crack your smile right?

CHORUS (GAMILA)

BRIDGE (PANDJI)
Another brother killed in Iraq
Another massacre in schools
Another terrorists threat attack
Another drive by deaths in the hood
Another health care messin up the facts
Another weird depressing news in holywood
Another everyday comin back…
Man, a trip to Indonesia sounds good
BRIDGE (GAMILA)
Go, come to me.
Leave it be.
I know you have so much to do
Take my car.
Stay with me.
Buy me something sweet.
Don’t think, you think too much now I don’t wana leave you to any conclusion
I don’t wanna see what you see.
Don’t tell me you know me you don’t have the right now.
You may think you know but you know not until you…

CHORUS (GAMILA)

HIPHOP HELP
Produced by : Keytut for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Backing Vocal by : Pandji

VERSE 1
Jay Z, CEO of the ROC. Yet bigger role is needed by the people of your country
Shady, people call you the angry white guy, I would be to I my people was sent to war only to die.
50 cent, you survived being shot 9 times, cant saythe sam for the soldiers your brothers in the front line.
Kanye, you a geious man, you did it again, but people dying from war man how can you pretend?

VERSE 2
Nelly, its getting hot in here, but yo, this aint iraq man so aint nuttin deadly
Luda, you put out the best release therapy, but those child who lost their dad are the ones who needs therapist.
Diddy, you’re everything everybody would want to be tell me Diddy in terms of war what your solution really be?
Big Will, the most dominant rap/actor, Big Will come on man, you know war aint the answer.

VERSE 3
I know you hate me for this, you’d be saying “who is this kid”?
I know I criticize you just like when im takin a piss.
But peace is the only reason why im doing all this.
I don’t know man, I think im tired of watching people get killed
Its like everytime I watch TV another children gets killed,
Then everybody altogether claim the bullent wasn’t theirs?
Are they crazy?
Its not about bullets, there not suppose to be there in the 1st place!

BRIDGE
Before you guys really hate me so long, im leaving you with a little epilogue of the song.
Is it wrong, for a guy, to have concerns so strong that he wanted people out on the states to stop the bom.
You own close to zillion loyal toy soldiers, I think its time for dem to do us a littl favor, fly to iraq and go try prevent murder, it takes the right man, to come up with the right answer.

OUTRO

MULANYA BIASA SAJA feat. ANGGA “MALIQ & D’ESSENTIALS” PURADIREDJA
Produced by : E. Sukardi for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji & Angga
Lead & Backing Vocal by : Angga

VERSE 1
Mulanya biasa sajaaa..
(Haha)
Dulu kita berdua cuma rekan bekerja, tiap ketemu selalu cuman urusan kerja.
Tapi kok lama lama semuanya berubah, aku suka deg degan disaat kamu tiba.
Dikit dikit cek bau badan, dikit dikit mengaca, kalau ada pacarmu aku cemburu buta.
Aku pikir sudahlah, kamu ada yang punya. Aku juga musti inget aku ada yang punya.
Jadi ku pura pura, pura pura ga suka, ga suka ngintipin kamu sedang ngerjain apa.
Percuma, lama lama prasaanku kembali.
Aku pingin tidur cepat supaya bangun pagi.
Pengen ketemu lagi dan cepat ngobrol lagi.
Bercanda denganmu buatku jatuh cinta lagi

CHORUS (ANGGA)
I can give you sounds that would make you feel alrite, Yeah Yeah…
Let me show you, something that would make you feel bright, bright, bright…

VERSE 2
Aku pikir kamu musti tau prasaanku, kalau tidak (Wah) bisa berabe otakku.
Aku siapin waktu lebih tepatnya kutunggu. Momen yang tepat untuk ungkapkan perasaanku.
Dan setelah kau tahu, kok malah jadi gantung?
Jadian nggak, tapi mau nolak juga nanggung.
Kayak nelfon orang, tapi nggak ada nada sambung.
Mau romantis tapi kok mukamu jadi bingung.
(Biarin!) Walau hubungan kita nggak mungkin, tapi nggak mungkin kan omonganku nggak kamu pikirin.
Aku nggak minta banyak, ngga juga ku mendesak, aku cukup senang kalau kita bisa gandengan. Mau makan, Midnite-an, ataupun jalan jalan, asalkan kamu dan aku kayak pacaran.
Mendekat, deg degan, lalu senderkan badan, siapa tahu setan lewat lalu kita ciuman?
(Hahahaha)

CHORUS

BRIDGE (PANDJI dan ANGGA)
Pandji : Angga…
Angga : Iya Dji…
Pandji : mau nanya nih gue…
Angga : Apa man?
Pandji : Apa sih yang lo liat dari perempuan man?
Angga : Fisiknya dulu dong…
Pandji : Fisiknya?
Angga : Pertama tama iya…
Pandji : Setelah itu?
Angga : Baru hatinya..
Pandji : Okay, sekarang pertanyaan selanjutnya… siap siap ya… Apa yang elo liat dari LAKI LAKI?
Angga : ????!!!???

BRIDGE (ANGGA)
If he gves you something good so I will give you something better.
Now the tender love is on the way then let me rock your world.
Forever, and ever.
Forever, and ever.
Let me be the only one that trully matters in your life… your life…

CHORUS 2X

DIBAYANG MASA LALU
Produced by : E. Sukardi , Keytut for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Lead & Backing Vocal by : Pandji


VERSE 1
Wanita butuh perhatian, pria butuh pengakuan.
Itu yang memulai semuanya.
Semua kesalahan brawal dari satu tujuan: aku butuh pengakuan.
Memang betul, aku, dan masa laluku, membentuk siapa diriku dan mengasah egoku.
Semuanya berlalu dengan begitu cepat. Diluar kesadaranku.
Aku nggak lupa kamu, kamu kusimpan di paling blakang benakku.
Dan di depanku, tantangan baru bagiku.
Aku pura pura aku bukan diriku, dan dengan itu, nggak ada toko kamu…

CHORUS
Maafkan aku
Sayangku aku bikin nangis kamu
Maafkan aku
Sayangku u khianati kamu

VERSE 2
Aku suka cara dia puji puji aku.
Ya itulah, aku kecanduan pengakuan.
Kalau wanita yang cuek bisa manja sama aku, itulah pengakuanku.
Kamu jauh…
Kamu jauh…
Kamu jauh…
Disaat beban dunia di pundakku.
Dia tahu persis kebutuhanku, dan lucunya, aku tahu persis yang dia mau.
I scratch your back and you scratch mine.
Dari situ, aku lari lebih jauh dari kamu.
Dan di balik benakku, aku liat kamu.
Menatapku dengan kecewa, tapi dengan sayang.
Karna tanggung aku buang pandanganku, ke depanku, jauh…

CHORUS

BRIDGE
Sadarnya aku, karna sosok sempurna hanya dirimu.
Petualanganku takkan berhenti jauh dari dirimu.
Sayangku maafkan aku, sambut pulang diriku malaikatku…

CHORUS

KEMBALI TERTAWA
Produced by : E. Sukardi for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Lead & Backing Vocal by : Pandji

VERSE 1
Ibu inget aku ini Mas Pandji bu.
Anak Ibu nomor 2 paling ganteng bu, dari dulu, aku sering bikin susah Ibu.
Pulang sekolah berdarah dan belepotan bu.
Ibu bilang gapapa kamu musti belajar dari semua kesalahan yang pernah kau buat, ingat bahwa kamu dinilai dari cara kamu meng-handle krisis diri sendiri.
Semua pelajaranmu, dipraktekan untukku, dari memakai baju, sampai ikat tali sepatu.
Mbak Tyas dan Andiya akan pasti setuju, paling enak disuapin pakai tangan Ibu.
Aku rasa tangan Ibu bumbu ajaib bu.
Paling tidak pasti ada Endorphine-nya bu.
Waktu Ibu cerai, aku gapapa.
Sama sekali tidak berefek apa apa.
Dari kecilpun aku sudah mengerti, mungkin memang lebih baik, kalau begini.
Walau Ayah Ibu bukan pasangan sempurna, tapi percaya Ayah Ibu tetap orang tua luar biasa.. Haha…

CHORUS
Diri ini diciptakan, untuk bahagiakan kalian.

VERSE 2
Gamilaaa, ini Ayaah, aku tau kadang aku suami yang payah.
Disuruh beberes aku paling susah, suara aku ngorok emang paling parah.
Menikahimu memang cita citaku.
Tiap hari bangun tidur pengen liat kamu.
Dan setelah seharian aku berjibaku aku tutup hariku lagi dengan liat kamu
Orang bilang dulu aku tukang selingkuh…
Laki laki pencundang dan tidak bermutu.
Mungkin dulu benar, tapi tidak kini.
Nempel nempel deket mau membawa rejeki.
Kamu bikin aku yakin dan percaya diri.
Kalau senyum aku brani kasi liat gigi (Ting!)
Dulu boro boro gingsul ini bikin susah.
Bikin aku krisi percaya diri parah.
Tapi Mil, yang paling hebat bagiku.
Kamu memaafkan semua kesalahanku.
Kamu lupakan aku bikin nangis kamu dan dikesalku kamu slalu buatku kembali tertawa.

CHORUS

VERSE 3
Ya Allah, aku Pandji, aku hambamu
Yang paling sering males shalat 5 waktu
Kita sering ketemu di Shalat Jumatku
Yang sering berdoa minta ampunanmu

Aku sering ga habis pikir tentang Engkau
Karna malas kupikir kau tak terjangkau
Tapi dari kecil sampai besar kini
Engkau manjamanjaku dengan rejeki

Pengen masuk tim basket, engkau kabulkan
Pengen masuk ITB, engkau berikan
Pengen kerjaan bagus, engkau suguhkan
Pengen bisa terbang, aku mulai berlebihan

Tapi mukjizatmu yang paling megah
Kau beriku kesempatan jadi sorang Ayah
Kau turunkan malaikatmu dari surga
Kau berikan anak bayi bercahaya

Kupeluk anakku dirangkulanku
Kucium kening istrikuu disampingku
Kuangkat tinggi tinggi kpala kecilku
Dalam trima kasihku kuharap Tuhanku engkaupun tertawa

BRIDGE:
Tyas Handayani, Handriya Yogaswara…
Dengan adanya kalian, hidup aku nggak akan pernah kesepian.
Hahaaaa…

OUTRO:
Untuk semua teman teman gue..
Aduuh kalau gue sebut 5, 500, 5000 orang temen, pasti ada aja yang nggak kesebut.
Ntar marah lagi ama gue…
Jadi lebih baik gue bilang
“Terima kasih untuk elo karena elo sudah ikut andil dalam membentuk gue seperti hari ini”
Whoever I am today, was created, was crafted by your love
And I thank you for that…
Hahahaha, jadi serius…

YO MARI ASEEEEEKKK

I KNOW (‘KAN KEMBALI)
Produced by : Keytut for Soulbrothaz Production
Written by : Pandji
Backing Vocal by : Gamila, Marietta

Kan kembali
Kan kembali
Hari ini

VERSE 1

You said tomorrow will be better than today baby, I really couldn’t have it any other way baby.
You told me that yesterday, yet today things are the same, I couldn’t shake you off just like in yesterdays

Is it fair for us to go our separate ways baby?
I thought we love each other each and every day baby?
But everymorning I wake up, your smile I cant shake off, I cant help myself, its you im thinking of.
And speakin of love, you’ll remember me.
As someone who loves you for who you’ll ever be.
Believe me though you hate me, I will never let you be.
You’re gonna need more reasons to get rid of me!

CHORUS
I know that you love me
I know that you crave for me
You have a thing for me so
(Kan kembali)
And so I know if I go, I’ll regret and I suppose, I said I’ll leave you but you know that’s a hoax
(Kan kembali)
I could never let you go, its love baby like I told ya I beg ya remember today.
(Hari ini)
As the day that I hold your hand pretending we’ll only be friends.

VERSE 2

Now look at me, you still remember me baby.
Remember that love was suppose to set us free baby.
Who ever wrote that goddamn book, must’ve never understood I would pretend I don’t love you then if I could.
And should I go delete your number on my phonebook?
Or book a flight, and leave you to beirut?
Bu you know love’s a weird thing, its stronger than anything.
How dare you claim that what I feel is just a fling?

CHORUS
BRIDGE

You know I have nothing to offer, nothing I have is really what you need.
I cant be the person that you want me to be.
Come close to me I ask of you baby.
I have something I want you to hear, I’d really want you to hear this and I will disappeare
(lemme sing solo)
The man that you would spend your times forever, maybe he will never be me.
Still I know that you’ll always have me with you, till forever leaves…

CHORUS