Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono Pandji Pragiwaksono

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

AYO KASIH CAPTION!!!!

Sunday, October 5th, 2008

Liat foto dibawah ini, dan kasih caption kira kira dialog apa yang sedang terjadi antara gue dan temen gue Steny Agustaf

 

 

contoh:

Pandji: Man, elo nangis ya?

Steny: Kagak nyuk, gue lagi tidur

 

:)

 

YOUR TUUUUURNNNN!!!

Bikin yang lucu yaaaa

hehehe

Arti sesungguhnya dari kata “Memaafkan” part 1 (BEWARE! Long ass writing guys…)

Saturday, October 4th, 2008

Sebelum gue mulai cerita ini, gue mau bilang bahwa cerita dibawah ini adalah kisah NYATA.

Sekali lagi. Kisah Nyata.

Beberapa fakta latar belakang seperti nama, dll, gue ubah supaya tidak terlalu ketauan… Tapi kejadian kejadiannya nyata.

Justru karena nyata, kita bisa sama sama belajar arti dari kata “MEMAAFKAN”

 

 

Sebutlah ada seorang Ibu yang memiliki 2 anak.

Seorang putra bernama Jamie dan seorang putri bernama Clarice.

Bersama dengan Ayahnya mereka tinggal di Jakarta Barat.

 

Keluarga ini adalah keluarga biasa saja dengan kekuatan ekonomi menengah, tinggal di rumah yang bersahaja dan hidup relatif bahagia…

 

Hingga ketika Jamie masuk TK (bedanya dengan Clarice hanya 2 tahun) ada sebuah kejadian yang kelak akan menjadi akar permasalahan teramat besar.

 

Ayahnya Jamie sekantor dengan seorang wanita… anggaplah namanya Lucy.

 

Tidak ada yang tahu apa yang terjadi kemudian, kehidupan berjalan dengan normal hingga ketika Jamie dan Clarice masuk SMP, hubungan kedua orang tuanya mulai retak.

 

Ayahnya mulai memukul.

 

Ah rasanya memukul belum seberapa.

 

Ayahnya mulai membanting, menjambak, dan menendang Ibunya ketika Sang Ibu terjatuh di lantai… cenderung menginjak bahkan…

 

Jamie beserta Clarice dan Ibunya sering kali harus kabur dari rumah..  menginap sementara waktu di rumah neneknya… menghindari dari amarah sang Ayah.

 

Begitu terus berulang kali…

 

Sampai sampai, mengungsi ke rumah nenek menjadi hal yang biasa. Layaknya hari Jumat datang setelah Kamis dan pagi datang setelah malam… Tidak terasa aneh lagi…

 

Sang Ayah, ternyata berselingkuh dengan Lucy.

Mereka pun mulai tidak peduli dan tidak lagi menyembunyikan hubungan itu.

 

Jamie dan Clarice meminta bahkan memohon pada Ibunya untuk menceraikan Ayah.

Entah mengapa, Ibu urung melakukannya.

Si Ibu, yang memang umurnya lebih tua cenderung melawan balik ketika mendapat perlakuan keras.

 

Karena itu, serangan baliknya jauh lebih biadab.

 

Nilai Jamie dan Clarice merosot turun.

 

Konsentrasi mereka mungkin buyar, atau mereka lelah, atau mungkin mereka mencari perhatian. Siapa yang tahu?

 

Kekerasan itu pada akhirnya sampai kepada ujungnya.

 

Ketika Jamie masuk SMA… Ibu setuju untuk menceraikan sang Ayah.

 

Tidak lama setelah itu, nilai Jamie dan Clarice naik kembali.

Mereka berdua kembali menjadi langganan juara kelas.

 

Musim musim dalam setahun silih berganti, 365 hari di kali entah berapa kali…

 

Ayah, telah menikah dengan Lucy.

Ibu, tetap bersama dengan Jamie dan Clarice.

 

Jamie kini sudah lulus kuliah sementara Clarice masih menempuh ilmu belajar Psikologi UI.

 

Ayahnya ketika menikah kemarin, mengundang Ibu, Jamie dan Clarice untuk datang ke pernikahannya dengan Lucy.

BAHKAAANN (fakta ini nyata) Sang Ayah memilih untuk menikah di Masjid yang jauh dengan rumah Ayah maupun Lucy, tapi SANGAT dekat dengan rumah Ibu, Jamie dan Clarice.

 

Lama kelamaan, terasa sekali Sang Ayah berusaha untuk baikan kembali.

Lucy-pun sama. Ingin mengajak bertemu dengan Ibu, Jamie dan Clarice, selalu memberikan mereka hadiah, entah tas, sepatu, baju yang katanya beli di Amerika.

 

Jamie dan Clarice enggan menemui Ayahnya. Mungkin masih muak.

Kesal dengan kekejamannya terhadap Ibu, dan jijik kepada Lucy yang merusak rumah mereka.

 

Tidak demikian dengan Ibu.

Ibu selalu bilang “Bihar bagaimanapun juga, dia tetap Ayahmu”

 

Jamie dan Clarice terkejut dan meledak marahnya…. “Bagaimana bisa Ibu bilang begitu?”

 

Namun Ibu tetap dengan pendiriannya.

Selama bertahun tahun.

 

Kini, Jamie bekerja dan sudah menikah.

Begitu pula Clarice walaupun dia belum menikah.

 

 

Sekarang, Ibu dan Lucy berteman baik.

Mereka suka ke ITC bareng.

Cari kain, belanja barang, apapun yang biasanya dilakukan oleh Ibu Ibu bersama sama.

 

Ayah sering sekali bahkan nyaris tiap hari main ke rumah Ibu, Jamie dan Clarice bersama dengan Lucy.

 

Mereka bersenda gurau. Tertawa. Seakan tidak pernah ada apa apa.

 

Istri Jamie, yang juga sudah tahu kisah ini, bingung setengah mati.

 

Bagaimana bisa Ibu, menerima Ayah di rumahnya dengan wanita itu?

Si Lucy yang sudah merampok dan merusak kehidupan kalian?

 

Tidakkah itu GILA?

 

Jamie berkata, “Iya, aku juga nggak bisa menerima. Aku juga masih sangat malas bertemu dengan mereka, Terutama Lucy. Tapi Ibu-pun sudah memaafkan. Ibu, Ayah dan Lucy sudah berteman. Aneh memang. Tapi aku sudah pernah tanya kepada Ibu dan Ibu berkata bahwa ia tidak mau hidup dengan selalu membenci, sebagai Hajjah, Ibupun harus bisa belajar untuk tulus memaafkan.

Kata Ibu
”Buat apa sih masih marah marah? Kesannya Ibu masih mau balik sama dia? Itu semua sudah berlalu, mereka sudah menikah, Ibupun bahagia seperti ini. Lalu? Apalagi yang dicari?”

 

Lanjutnya Ibu berkata

”Walaupun dalam hati Ibu masih selalu ingat kejadian itu, tapi pada kenyataannya kejadian itu tidak akan lagi terjadi hari ini. Ketika mereka mencoba menggapai Ibu untuk minta maaf, walaupun memang tidak pernah bener bener bilang kata ”maaf”, masak Ibu harus meludahi mereka? Buat apa? Jelas itu salah. Maka Ibu terima permaafan mereka apapun bentuknya… dan Ibu jalan terus dengan kehidupan Ibu… ”

 

Istri Jamie mengangguk, walaupun tidak sepenuhnya bsia menerima…

”Ibu-mu, malaikat” katanya…

Jamie mengangguk, pertanda setuju.

 

 

Kisah tadi, seperti yang gue bilang, adalah kisah nyata.

Ketika gue denger pertama kali, reaksi gue sama dengan Istrinya Jamie.

 

Gue ga tau apakah si Ibu benar atau tidak secara nalar gue…

Tapi yang gue tahu apa yang dilakukan si Ibu betul betul luarbiasa.

 

Memaafkan orang orang yang jelas jelas pernah menyakitinya dengan teramat sangat luar dan dalam.

 

This is true story guys.

A true story about forgiving…

 

Bisakah kita memaafkan kesalahan orang orang terhadap kita?

 

Mungkin elo dan gue ga bisa.

 

Tapi mengingat di dunia ini, bahkan di Jakarta masih ada orang seperti Ibunya Jamie, entah kenapa gue merasa, kita masih akan baik baik saja di dunia ini…

 

 

 

“Mari kita berkenalan….” (another long ass writing from Pandji…)

Friday, October 3rd, 2008

 

Saya Pandji Pragiwaksono…

Anda mungkin kenal saya sebagai seorang penyiar di HRFM, atau presenter Kena Deh…

 

Orang bertanya tanya… sebenernya, pekerjaan elo apa sih?

Orang bertanya lagi… aji mumpung ya?

 

Pada dasarnya gue orang yang sabar…

Cuma kalau orang terus bertanya hal yang sama, gue kadang capek juga…

Blog ini seringkali gue pake untuk menjadi outlet terhadap pertanyaan pertanyaan itu…

Terakhir posting gue yang menjawab pertanyan pertanyaan yang itu itu aja judulnya ”WHY I CHOOSE THIS OVER THAT”

 

Sebelumnya ”ADA YANG SALAH dengan album gue”

Juga ada lagi ”ADA YANG SALAH dengan lagu gue”

Dan masih banyak lagi…

 

Kali ini fokus gue kepada pilihan karir gue.

 

Terakhir gue interview ke jogja, masih banyak sekali orang bertanya dengan nada yang biasanya cenderung menyerang..

Its like they popped the right question, the very question they thought would put me in a corner…

 

“Album ini sebenarnya aji mumpung ya?”

 

I really hate that question nowadays.

It shows how narrow minded people really are.

 

Setelah membaca posting ini, siapapun yang pernah menanyakan itu, akan menanyakan itu atau masih berpikiran seperti itu, akan malu.

 

Here’s a question: APA SIH AJI MUMPUNG ITU?

Bukannya aji mumpung itu sebuah kondisi dimana seseorang memanfaatkan kesempatan yang dia miliki?

 

Intinya itu bukan?

 

Sebagai contoh: Seorang artis sinetron mencoba memanfaatkan kesempatan yang dia miliki (apakah itu uang sebagai modal, atau ketenaran yang sudah dia punya) untuk menjadi seorang penyanyi…

 

Betul?

 

Now here’s the twist: Apakah pekerjaan elo saat ini?

 

Bukankah ada satu masa dalam kehidupan elo dimana kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan itu muncul dan elo ambil?

 

Gue inget bagaimana gue jadi penyiar di HRFM.

Gue liat ada lowongan pekerjaan jadi penyiar di koran Pikiran Rakyat Bandung. Itulah kesempatan yang gue ambil.

Jadi kalo ga ada lowongan, maka ga ada kesempatan itu, kalaupun ada mungkin kecil.

Gue inget bagaimana gue jadi AE di sebuah advertising agency, tante-nya pacar gue saat itu kenal dekat dengan bosnya.

Gue diajak ketemu, dibilang bahwa gue lagi nyari pekerjaan, dan gue kemudian keterima.

Itulah kesempatan yang gue ambil.

Gue inget ketika gue jadi AE di UPS. Gue lagi mencari pekerjaan sebagai AE dan temen gue bilang pacarnya kerja di UPS dan UPS lagi mencari AE. Itulah kesempatan gue, itulah kesempatan yang gue ambil.

 

Itulah aji mumpung kan?

“Sebuah kondisi dimana seseorang memanfaatkan kesempatan yang dia miliki…”

 

Lalu dimana salahnya?

 

Seorang penyiar gue tembak pertanyaan balik “Elo juga bisa jadi penyiar di radio ini karena ada kesempatannya kan? Apakah karena elo denger radio ini ada lowongan, atau karena waktunya cukup luang sehingga bisa kerja jadi penyiar… tapi apapun itu, elo jadi penyiar karena ada kesempatannya kan? Berarti elo aji mumpung juga dong?”

 

Nampaknya dia tidak siap dengan tembakan gue yang kasar sehingga dia jadi canggung…

But i was furious. I didn’t care.

 He was expecting to hear an answer that would make him think “GOTCHA!”

He got the exact opposite.

 

YA, gue aji mumpung.

Gue memanfaatkan kesempatan yang gue miliki. Kesempatan itu berupa uang yg pada akhirnya gue jadikan modal, dan kehadiran Endru dan Nuqi dari SOUL ID yang jadi mentor gue.

2 people of which I highly respect.

 

There’s absolutely no wrong in that.

 

Karena yang orang harus ingat adalah,

MEMANFAATKAN KESEMPATAN HANYALAH AWAL.

Ada fokus, dedikasi, determinasi, disiplin, keinginan untuk belajar, untuk bisa pada akhirnya membuahkan hasil yang berawal dari aji mumpung tadi…

 

Gue jadi rapper bukan karena gue bisa, tapi karena gue mau.

I want to be the best rapper in this country and while being the best is always relative, at least i want people to remember me by my music and lyrics.

 

I know im far from being the best. But If you think im going to stop learning, then you really don’t know me!

 

OH! AND WHILE WE’RE AT IT, HERE’s ANOTHER QUESTION!

 

Emang kenapa sih kalo banyak yang gue kerjakan saat ini?

 

”Ngapain sih elo banyak banyak amat yang dikerjain, pekerjaan elo yang mana?”

 

”Fokus dooong”

 

Now, let me answer this STUPID question…

I want to mention a name:

LEONARDO DA VINCI.

Pekerjaan dia apa?

 

Hmmm? Yea i thought so… you’re puzzled.

 

Dia seniman, dia engineer (dia yang menemukan prinsip baling baling pada helikopter), dia filsuf, dia politikus, dia kidal, tapi dia juga bisa nulis pake tangan kanan…

 

Do we make a big thing out of it?

 

People celebrate the fact that he was so versatile.

 

Truth is, I was inspired by the likes of Jay Z and 50 cent.

 

Jay Z punya Roc A Fella Records, Roc A Wear, 40-40 club, punya yayasan yang kerjanya ngasi pinjaman lunak kepada orang untuk memulai bisnisnya, dia juga part owner dari New Jersey NETS…

 

50 cent punya album rap, bikin film, punya parfum, punya clothing, punya insting bisnis yang gila ketika dia membeli sejumlah saham pada brand bernama vitamin water yang akhirnya di beli coca cola (kalo ga salah) dengan harga yang super tinggi…

 

Truth is, I just want to know how far I can go.

 

Don’t you want to know just how far can you go if you push yourself?

 

Don’t you want to know you limit?

 

And when you’ve passed the line you thought was your limit, don’t you wanna go even futher just to see you far you can go?

 

Dont you want  to know just how smart you can get?

How great you can be?

 

Well I do.

 

I want to know.

 

…………

 

I promise you, I’ll take you there.

Trust in me, and I will show you hand in hand that there’s actually no limitation to mankind.

 

We limit ourselves with our doubts and fears.

 

But you and me, we’re different.

 

We believe in ourselves so much that we just don’t care.

 

We just want to achieve.

 

I know you want to.

 

I know you can.

 

Hari ini, gue adalah orang yang lebih ingin berkarya.

Bukan bekerja.

Gue berkarya karena gue ingin.

Karena gue mau tau sejauh mana gue bisa pergi…

 

 

 

Sekarang, mari kita berkenalan kembali…

 

Saya Pandji Pragiwaksono.

Saya seorang penyiar radio, presenter TV, MC off air, saya pengusaha clothing bernama REF Basketball Clothing, saya seorang guru, saya seorang rapper, saya seorang philantrophist, saya sebentar lagi akan menerbitkan buku saya yang pertama yang menjadikan saya seorang penulis, saya seorang suami dan saya seorang Ayah…

 

Saya belum sempurna dibidang manapun, tapi saya terus berusaha…

 

Anda?

 

J

 

 

ADA (BANYAK) YANG SALAH dengan Pandji Pragiwaksono…

Tuesday, September 30th, 2008

Perubahan terbesar dari Ramadhan tahun lalu hingga Ramadhan tahun ini, adalah keberanian untuk menjadi diri sendiri, dan bangga akan itu.

Terus terang, itu tidak mudah :)

Ide untuk membuat album tercetus persis di Ramadhan tahun lalu…

Keinginan untuk berkata yang sejujur jujurnya, diselaraskan dengan keinginan untuk berkarya…

Satu tahun kemudian, dengan embel embel Provocative Proactive, gue rasa sudah menyentuh hati banyak orang…

Baik ataupun buruk…

Adalah Sammy Davis Jr dalam lagunya “A lot of living to do” yang mengusik pemikiran gue di tahun 2003…

Katanya “You’re alive, so why dont you show it? There’s such a lot of living to do!”

Buat apa gue hidup kalau orang tidak pernah sadar akan kehadiran gue, akan hidup-nya seorang Pandji?

Gue mau meninggalkan kesan di hati orang orang…

Tapi seiring dengan niat tersebut, rasanya ada saja saat saat dimana gue melukai, menyakiti atau membuat kesal orang…

Untuk itu…

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo

Gamila Mustika Burhan-Wongsoyudo

Wadilla Dipo Wongsoyudo

Memohon agar dibukakan pintu maaf sebesar besarnya…

Tidak ada niat sedikitpun untuk melukai dan menyakiti siapapun…

Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Mari, kita SIKAT KETUPATTT!!

 

ADA YANG SALAH dengan nama gue…

Sunday, September 28th, 2008

Waktu gue pergi ke Jogja untuk sedikit sharing pengalaman jadi penyiar dan sedikit provokasi dengan cerita cerita inspiratif…

Di pintu ruang seminar tempat gue akan berbicara tertempel poster promo acara gue tersebut…

Wakt gue liat sekilas kok ada yang salah ya?

PRAGIWOLAKSONO???

Memangnya nama gue sesusah itu ya?

PRAGIWAKSONO…PRAGIWOLAKSONO…

hmmm… entah lah…

 

Kenakalan Yahya Abdurrahman…

Sunday, September 28th, 2008

Temanku Yahya Abdurrahman mukanya acak acakan…

Dia suka usil dan suka menggoda teman…

Seorang teman, meja kerjanya berantakan…

Maka dituliskah disecarik kertas sebuah pesan…

Dituliskan pesan “JANGAN BERANTAK” kemudian pesan ditempelkan…

Mengendap endap datanglah Yahya Abdurrahman…

Dengan senyum nakal dan type-ex ditangan…

Dia lakukan sebuah bentuk kenakalan…

Dikocok Type Ex dan sebuah huruf dihilangkan…

Tiba tiba , tulisan itu menjadi lucu nggak ketulungan…

Dimeja itu, orang tidak boleh beranak…

HAHAHAHAHAHAHAHAHA

“I woke up this morning, laughing…”

Sunday, September 28th, 2008

Gue pernah terbangun nangis…

Gue pernah terbangun bahagia…

Gue sering terbangun senyum…

Tapi baru pagi ini gue terbangun dari tidur gue, tertawa…

Waktu gue bangun tidur nangis adalah karena gue bermimpi ketemu Ibu gue… kuruuuss banget… mukanya capeeek banget dan bilang ke gue “Ibu mau ke Jepang mass.. Bawa ibu kesana ya? Ibu mau ke Jepang maaass”

I woke up, and cried like hell…

I cried coz somehow i felt like i havent done anything to make my mom happy.

So i vowed that day.

This was like, tahun 2000…

Waktu gue terbangun bahagia, adalah waktu gue bermimpi punya anak… Di mimpi itu, gue menggendong anak gue dengan bangga, dibelakang gue orang orang pada ngomongin gue.. mereka mencibir gue dan menertawakan gue.. ngegosipin gue dan mengasihani gue…

Gue ga peduli, gue gendong anak laki laki gue (di mimpi itu gue mimpi anak laki) dan bilang “Im proud of you my son…”

Tiba tiba gue kebangun, dengan perasaan yang sangaaaaaaaat bahagia.

This was like 2004.

Tadi pagi, gue terbangun ketawa tawa …

Gue belum pernah tidur , bermimpi dan terbangun ktawa ktawa…

Gue bermimpi tadi malam bermain sepakbola sama temen temen SMA gue.

Anak anak Gonz.

Bermain bola sama mereka adalah hiburan, kebebasan terindah dan terlucu gue.

Kalau gue mau seneng, gue main bola..

Kalau gue mau ketawa, gue main bola…

Of course i have such intense love for basketball and it will never fade.

But football is an affair i can never let go.

Di mimpi itu gue mencetak 5 gol!

HAHAHAHA, namanya juga mimpi…

I remember all of the guys, everyone of them was i my dream…

Didot, Bokep, Piyo, Arthur, Jonas, Ombus, Ronce, Ranjid, nama nama yg gue yakin kalian juga ga kenal. HAHAHAHA…

Nah, dulu waktu gue 2 SMA, anak anak temen main bola suka gue bikin jadi komik… Yang terinspirasi oleh komik ini:

Ada yang inget dengan komik SHOOT?
Temen gue Adrian Pieter Lumbangaol yang sekarang dipanggil Coki (dulu di SMA di panggil bokep atau bo’ep) yang memperkenalkan komik ini…

I LOVED IT! I NEVER MISSED AN ISSUE! I BOUGHT EVERY ISSUE.

Dari mereka masih baru masuk SMA, sampe mereka kejuaraan antar SMA sampe mereka masuk tim nas dengan kaos tim biru bergambar api yang keren itu…

Those were the happiest times of my life.

Nah, balik lagi ke temen temen gue, gue dulu punya kiper.

Dia SELALU blunder which makes it funny…

Setiap kali dia menepis bola, bolanya jatuh ke dalam gawang…

Dia pernah gagal menangkap bola menggelinding ke arah diantar 2 kakinya … bolanya lolos ke kolong kakinya dan masuk ke gawang…

Dia malah pernah mau nendang jauh bola ala kiper (bola di lempar dari tangan kemudian ditendang sebelum bolanya jatuh ke rumput) bolanya malah kena hajar muka sendiri!!!!

WHAT WAS THAT????? ORANG MACAM APA YANG BISA MELAKUKAN ITU?

Hanya temen gue si Iwan itu…

Dia dipanggil Iwan Ncek. Karena di GONZ ada banyak Iwan … berhubung kiper gue yang lucu itu beretnis tionghoa, maka dia dipanggil Iwan Ncek.

Ada lagi (ini yang bikin gue terbangun ketawa) yang dipanggil Iwan Got…

Di akhir mimpi, Iwan Got datang ke lapangan mau main bola…

Seseorang bertanya disamping gue “Kenapa dia dipanggil Iwan Got?”

Temen gue dimimpi itu (gue ga liat mukanya cuma denger suaranya) menjawab…

“Karena dia item, jelek dan bau… kayak got”

BUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA

Gue kemudian terbangun sambil ketawa ngakak…

 

DOWNLOAD DAILY PROVOCATIVE PROACTIVE VIDEO !

Thursday, September 25th, 2008

Bayangin, blog gue, dalam bentuk video.

Setiap hari, gue selalu mengupload tulisan tulisan yang menarik bagi gue.

Hal hal yang sedang ingin gue bahas dan jadikan bahan diskusi.

Hal hal yang ingin gue bagi bersama elo.

Sekarang, gue melakukan itu dalam bentuk video berdurasi 1.5 menitan.

Kalau elo pengguna INDOSAT, elo bisa download video gue via 3G dengan tarif Rp 3.000,- . video.

Disitu, elo bisa melihat banyak hal dari keseharian gue. Contoh beberapa video yg udah bisa elo download adalah ketika gue berperjalanan ke Jogja, kemudian anak anak GMHR dan legenda Yahya kaki ngambang, dll.

….

Coba deh elo cek.

Kalau elo suka, berlanggananlah, sama seperti elo langganan baca pandji.com ini :)

CARANYA UNTUK YANG MENGGUNAKAN NOMOR INDOSAT, REG DULU 3G-NYA DGN SMS KE 777

LALU DIAL 636 PILIH VIDEO CALL

Peace from an unlikely source…

Wednesday, September 24th, 2008

Kemarin selama 2 hari, gue ada di Jogja.

I was rockin’ Jogja with Hiphop and knowledge.

I did a little radio interviews for my abum. 4 Radios actually.

I performed live at Ambarukmo Plaza.

I was giving speech at UPN for an Indosat IM3 event.

It was a very long day, and it was a challenge for me fasting.

Because by God, it was one of the hottest day ever.

And i had to talk nonstop from 9 AM (1st radio interview) 11 AM (2nd radio interview) 12.30 (giving speech) 14.30 (3rd radiointerview) 16.30 (Live performance) 17.37 (Maghrib, i only had kolak) 19.00 (4th radio interview)

By the time  got back to my hotel (which was a GREAT hotel btw - Hotel Melia) i was exhausted.

Gue nyantai sebentar sambil online dan nonton ESPN (now this combination is heaven is disguise :) )

Mandi air panas dan sekitar jam 21.45 memutuskan untuk jalan ke Malioboro mendatangi sebuah tempat makan terkenal bernama Warung Terang Bulan.

Sebuah warung lesehan…

Lokasinya dari hotel gue cuma sekitar 300M.

Dalam perjalanan gue dipanggil panggilin sama orang orang yang nongkrong di depan gang.

“KENA DEEEH!!!” teriak mereka dengan logat jawa-nya :)

Sesampainya disana, gue langsung memilih  1 meja lesehan, dan ngintip menu.

Gue diingatkan temen gue yang nemenin gue jalan jalan ke semua radio tadi, Yuda dan Rico dari i-radio Jogja untuk berhati hati dengan harga. Di Malioboro ada banyak tourist trap. Makanan mereka tidak diberi harga, tiba tiba muahal tenan.

Untungnya Terang Bulan memasang harga dan sama sekali tidak mahal (bagi gue)

Maka gue pesen gudeg dengan Ayam goreng dan krupuk kriting, duduk bersila, dan menikmati makanan gue…

Di depan, tanpa diminta, ada 3 pengamen yang (entah mungkin karena memang sudah default setting) langsung menyambut gue dengan lagu “Yogyakarta” milik KLA project.

Setelah lagu itu, mereka nanya “Mau request Mas?”

I thought, “What the hell, im here anyway…” and replied “Jikustik Mas…”

Kata mereka “Apalagi selain itu mas?”

Kata gue “Jikustik aja terus…”

Maka, melantunlah lagu lagu Jikustik yang entah kenapa terasa sesuai dengan suasana…

Langsung gue lapor ke bini-nya Ponki, Sophie Navita apa yg gue alamin…

There was a reply from her (which was nice since  i havent heard from her for a while), and a reply from her husband saying “Thanks Bro!”

:)

Pengamen ini, bisa pecah suara! Suara 1,  2 dan 3!

Makan gue terasa sangat menyenangkan :)

Setelah makan gue selesai, gue merasa “Duuh, gue sangat menikmati ini… maybe i’ll hang around a bit”

Gue panggil Mbak-nya dan bertanya “Ada kopi susu?”

Datanglah tidak lama kemudian kopi susu denga cangkir gede.

Seperti seorang supir truk AKAP yang lagi ngasoo… :)

Setelah entah mungkin 6-7 lagu, mereka keliatannya kehabisan lagu Jikustik terus nanya dengan sopan dan rada nggak enak “Eeuuh, mas mau lagunya Jikustik aja ataaaauu…”

Sebelum kalimatnya selesai gue udah tau maksudnya :) gue jawab “Terserah Mas, yang penting enak…”

Bermainlah lagu selanjutnya… D’Masiv

HAHAHAHAHAHA

It was a very melodius evening, and i had never thought … i would find peace from an unlikely source.

I just wish she was there with me…

gank yang menyambungkan jalan hotel melia menuju malioboro

3 pengamen yang menemani malam gue

My dinner, humble and delicious :)

Nama Terang Bulan sebenarnya adalah nama toko batik. Warung Terang Bulan buka lapak di depan toko tsb.

Walaupun ga jelas, tapi diatas ada plang hijau dari pemkot yang mengingatkan kita untuk minta daftar harga. Takut kena tourist trap.

The view from down there, it aint much, but 1 thing for sure, it aint Jakarta, Which is the whole point.

Get urself ready for my best yet performance on SOULNATION

Monday, September 22nd, 2008

Its finally here.

The biggest hiphop-R&B-Soul event in this country is on!

AKON, ASHANTI, RAHSAAN PATTERSON (i gotta get to where you are - love this song), TONYTONITONE, ARRESTED DEVELOPMENT (entah jadi atau nggak), SOUL ID, NEO, SAYKOJI, YACKO, J-FLOW, SONIC SQUAD, THE NATIVE, ADITYA, RAN, SOULVIBE, MALIQ & D’ESSENTIALS, BROWNSUGAR (reunion?), BATIK TRIBE, FADE TO BLACK, FARO, and so much more.

Including, your friendly neighbourhood rapper, yours truly, Pandji Pragiwaksono. Provocative Proactive.

Here’s the schedule for my performance:

http://www.soulnationfestival.com/2008/sched_festival_2008.php?action=sat

SABTU, 18 OKTOBER, JAM 17.00 - 18.00

Nggak nabrak Ashanti dan Soul ID :) Amaaaannn…

Buat gue, jadwal gue sangat ideal.

Setelah nonton gue, orang orang masih bisa punya waktu untuk melakukan hal hal lain (berhubung malam minggu, gue kan ga mungkin mengharapkan semua orang memprioritaskan waktunya untuk hanya ke gue nonton SOULNATION) Dan kalaupun mau menghabiskan malam minggu di SOULNATION, mereka masih bisa menikmati SOUL ID, ARRESTED DEVELOPMENT, ASHANTI, dll!

FUN!!!

PLEASE SAY THAT YOU’LL BE THERE…

:)