“Sombong”
“Bangsat”
“Anjing”
“Banyak Bacot”
“Mati lo”
“Elo bukan siapa siapa”
“Angkuh”
Dan begitu banyak komentar sejenis…
Orang orangnya datang dari berbagai macam tempat dengan berbagai macam alasan.
Banyak alasan kenapa orang benci gue.
Kebanyakan sih dari tweet gue.
Gue ga akan beralasan, tweet gue PASTI ada yang salah.
Untuk itu, gue udah minta maaf.
Beberapa bahkan langsung kepada yang terang terangan marah sama gue.
That’s all i can do.
Im not going to beg.
I have to admit, it did get into my head.
Some of my followers must noticed there were days i didnt sleep…
I tweeted all night long.
Until i went on an experiment (followers gue juga pasti ada yang ngeh)
Eksperimen gue adalah, kalau gue ngetweet seharian tanpa liat replies gue, apakah gue akan lebih tenang…
Maka gue jalankan itu sampai Lebaran.
Dan memang, gue lebih tenang.
Lebih ga sedih.
Lalu satu hari gue liat lagi replies gue dan kembali sedih..
Ternyata gue tidak cukup dewasa utk bisa menerima semua itu.
Dosen gue Bram Palgunadi pernah ngomong
“Lebih baik di liat tapi ga dipikirin, daripada ga diliat tapi dipikirin”
He was right.
Itu dewasa namanya.
Gue memang tetep mikir, “Apakah para haters masih pada ngetweet gue yaa”
Dimana harusnya gue ngeliatin semua tweet itu dan tetap tenang
Sayang gue belum cukup dewasa.
Tapi mohon dimengerti, gue TIDAK membenci semua yang membenci gue
Sedih.
Tapi ga benci.
I try my best not to hate, but haters are at their best at hating me











September 23rd, 2009 at 11:09 am
sampai sekarang saya belum merambah dunia tweet itu @_@
September 23rd, 2009 at 11:58 am
solat yg rajin coy, biar hati lo tenang
September 23rd, 2009 at 1:45 pm
Sing sabar, namanya kalo public figure pasti tindakannya suka dianalisa berlebihan
September 23rd, 2009 at 1:50 pm
bukanya udah resiko sebagai public figure ya untuk dicintai dan sekaligus dibenci.
life always has two side kan, good one and bad one.
sebenernya orang biasa juga punya potensi yang sama, bisa dicintai dan juga dibenci. tapi bedanya public figure di-notice sama banyak orang, jadi yang cinta pun lebih banyak dan yang benci pun juga banyak.
kalo cinta laura dan dewi persik aja masih bisa move on. masa lo ngga?
September 23rd, 2009 at 1:57 pm
hal dibenci/membenci/apapun itu terjadi pada siapa aja.orang yg bahkan kesehariannya aja cuma diem2 doang bisa aja dibenci dgn alesan “abisnya dia diem banget sih!” aneh tapi nyata kan?
Pandji, yg ‘diperhatikan’ orang, bisa lebih rawan lagi u/ urusan benci2an ini.nah daripada kepikiran, mending anggap aja sbg ekspresi. Orang lain berhak berekspresi SAMA dengan diri kita sendiri berhak bebas berekspresi.
Kalau rasa sedih (which is sgt manusiawi..) muncul, sikapi dengan se-anggun mungkin. Krn mereka yg meledak2 hanya membuktikan bahwa mereka sedang menutupi kesalahannya.
Kalau mulai sedih berlebihan??ngadu-lah sama Tuhan.tarik nafas.wudhu.and do the heart-to-heart-talks with God.Lalu kembalilah menjadi sejatinya manusia yg mas Pandji yakini: sebagai Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo
September 23rd, 2009 at 3:20 pm
someone told me once, and i believe that so.
the older i become, the more i realise how truthfull it is.
“it is really not about what you say,
but how you say it”
cheers!
September 23rd, 2009 at 9:17 pm
saya ga bermasalah ah sama twitter, enjoy aja lah! twitter doank!
September 23rd, 2009 at 10:58 pm
yang mst mas pandji tau itu, tidak cuma mereka yg mas pandji hibur. tapi semua org yang sayang sama mas pandji. kan mas pandji sendiri yg blg, mereka tidak tau siapa mas pandji. kalau kata temen sy, udh disuruh mengerti, tapi tetap memaki, ya seperti nggak bisa membaca gitu mas, gimana ya, uneducated gitu mas kata temen sy.
September 23rd, 2009 at 11:03 pm
ada manusia yang bisa dengan gampang ngerti maksud UNFOLLOW dan ada yang TIDAK
September 24th, 2009 at 9:32 am
someone hates you..? it means you are SOMETHING… bukan nothing…
maaf bro bukannya ngajarin, tapi menurut opini gue ya gitu, kalo ada seseorang yg membenci kita, berarti kita udah menjadi sesuatu yg penting, kalo ga penting mah ngapain juga tuh orang ribet ngurusin kita…
let it flow bro… rock on…!
September 24th, 2009 at 10:07 am
ada apa ini ada apa???
*ketinggalan jaman mode:on
September 24th, 2009 at 10:39 am
i don’t know why, but there will always be… haters!
yah, mungkin spt kata pepatah, semakin tinggi anginnya semakin kencang pohon bertiup…
September 25th, 2009 at 3:58 am
santai aja mas panji, it just twitter! orang suka sompral nulis apa aja yg terlintas di kepala mereka, ga mikirin akibatnya buat orang lain kog. rileks aja. masih banyak yg cinta mas panji kog.
September 25th, 2009 at 2:23 pm
now i know.. your haters are around me jugaa
bahkan temen gw ada yang menyebut lo polisi twitter, which i dont know why
tapi forget it la, selama lo masih liat angka ribuan di kolom follower lo, jangan pernah berhenti mengasupi kita-kita dengan tweet lo yang inspiratif dan penuh semangat.
September 25th, 2009 at 2:32 pm
You have a big heart bro
Gw sering baca blog & twitter lo dan gw bisa nyimpulin kalo semua tulisan lo itu “menarik”
Kenapa menarik? Karena menurut gw isinya bisa nimbulin reaksi yang sangat positif dan negatif dalam waktu yang bersamaan. Gw sama sekali ngga benci sama lo tapi jujur aja gw sedikit concern ama reaksi negatif yang bakal lo terima.
Mungkin lo bisa bilang: unfollow aja gw kalo kalian ngga suka tapi inget, twitter bukan cuma sekedar masalah follow & unfollow. Semua yang pernah kita tulis di twitter ngga bisa dihapus dan semuanya bisa dicari dengan mudah lewat berbagai cara. Inilah yang sering jadi masalah sama banyak orang, mulai dari public figure sampe rakyat jelata.
Jadi anggap semua ini jadi pembelajaran yang berharga agar berhati-hati di dunia internet.
Sukses terus ya
September 26th, 2009 at 8:41 pm
mungkin resiko kalo uda jadi pubic figure ya. gak bakal semua ada yang suka…
sebagian mencari celah untuk menjatuhkan, sebagian mencaci-maki, sebagian memuja, sebagian cuek-cuek saja.
well, that’s why i don’t want to become public figure hehe peace
anyway, i hope haters won’t make you stop to do what you want to do. cheers =)
September 27th, 2009 at 3:55 pm
at least mereka melibatkan emosi sama elu….kalo engga ada marah or seneng, kan lebih parah….artinya ga peduli ama elu, lu cuap2 or lu ngerjain sesuatu ga di peduliin sama sekali.. mending marah or di cuekin hehehehehe……aksi=reaksi….(hukum fisika nih kalo ga salah)…
September 28th, 2009 at 9:24 am
@pandji : pa kabar bro… cuekin aja lah replies2 kae gitu. kalo lo dengerin kata orang mulu mah ga ada abisnya bro. don’t let those guys provoke you mate. cheers!
September 28th, 2009 at 11:13 am
Maju terus pandji, jgn biarkan mereka menjegal pemikiranmu….!!!!!!
September 29th, 2009 at 9:12 am
Dji, pernah gak berpikir kalo mgkn sebagian dr org2 yang komentar itu kompetitor lo in some ways, dan jadinya mrk berusaha jatuhin mental lu supaya lu gak berkembang? atau at least create some image kalo elo ternyata tidak disukai? atau jangan2 sebagian lagi adalah org yang pro ke teroris dan mrk gak suka sama elo karena lu salah satu pencetus indonesiaunite?
kalo gua sih mikir itu sangat mungkin…so… menurut gua sih ngapain sedih juga… karena the very people you fight.. may come back to fight back… and you chose to fight things .. and it comes with the price… and the success you achieve… may be the loss of some people’s opportunity… but in life.. we have to struggle…. and fight … for the ones we love right? aren’t we all?
so… keep going bradda…..
September 29th, 2009 at 1:29 pm
I totally stole this from somewhere, but so far it has helped me a lot in dealing with haters.
“Well, let them hate you. But make sure it’s because you’re good.”
and this:
“Small people only want one thing from you, someone to be as small as them. Stay big.”
Cheer up! Haters are inevitable no matter who you are. But guess what? So are lovers
September 29th, 2009 at 8:47 pm
Gw percaya masih jauh lebih banyak yang reply bagus daripada reply yg benci sama lo
September 30th, 2009 at 9:47 pm
Tenang aja mas, yang protes itu udah pasti teroris mas, kan mas udah bikin lagu kami tidak takut, makannya mas pandji jadi di takut-takutin… biarin aja ntar juga pada ditangkepin sama Datasemen 88.
October 7th, 2009 at 11:46 am
Gw baru ngerti tulisan yang ada di kaos loe waktu acara MTV IMSOMNIA setelah baca thread loe ini.
Maju terus Man !!!!!
October 10th, 2009 at 11:52 am
Hi, Pandji
Saya termasuk salah satu yang memfollowmu di tweet
Menurut saya mereka membencimu karena: Mungkin karena tweet mu terlalu banyak dalam sehari, mungkin mereka terganggu DAN juga kadang-kadang pernyataan2mu membuat yang membaca TAMPAK bodoh.
Saya pernah membaca bahwa: orang yang menyenangkan itu adalah orang yang membuat orang lain yg berkomunikasi dengannya TAMPAK pintar, bukan sebaliknya.
Jadi, semoga kita semua bisa terus belajar menjadi orang yang menyenangkan. MESKIPUN saya tahu bahwa kita TIDAK AKAN BISA membuat senang SEMUA orang.
Tapi setidak-tidaknya kita bisa terus intropeksi diri.
Btw, salam kenal.
Ega.
Tetep semangat!
October 10th, 2009 at 3:39 pm
cmon ndji….
gwe yg bukan siapa2 aja banyak yg benci
apalagi dirimyu
ndji….
orang sebel or benci or kesel ama lo karena….
mereka ga bisa spt lo and try hard to be u…
one thing for sure ndji
waktu orang memaki lo dengan segala sumpah serapah
mendingan lo ketawain aja
ga usah dibales
tau ga kenapa
karena cuma itu doank yg mereka denger
pernah denger konsep GIGOLO?
Garbage In-Garbage Out-Low Output
yg mereka dengerin cuma kata2 sampah
ya mereka cuma bisa ngeluarin kata2 sampah
so kita yang waras
ketawa aja
and
bilang
KASIAN DE LU
October 11th, 2009 at 8:45 pm
bersiaplah untuk menjadi sesuatu yang besar nji.
begitulah orang2 besar melewati hari2 nya sebelum mereka mendapatkan sebuah ‘nama’
October 15th, 2009 at 7:13 pm
“semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpa…”
buat gue, mas pandji seseorang yang ingin melakukan perubahan.. mas pandji sendiri yang bilang ada orang yang menuntut dan merubah.. mungkin mereka yang mencemooh ga setuju karena mereka punya pandangan sendiri atau bener kata @byotenega… mereka merasa bodoh dengan tweet2 mas pandji.. tapi buat gue tinggal ngebuktin aja deh, yang dia omongin sama apa yang dia buat sama ga, diluar dari gue sebagai seorang fans PANDJI PRAGIWAKSONO, gue suka dengan gerakan pandji, ga cuma ngomong doang, contoh kecil C3 lah, dia ngajak orang, tapi dia sendiri udah melakukan, that was great!!!!.. masalahnya di indonesia talk more do less, that;s what the problem.. salut lah buat pandji.. tetep kuat bro… untuk masalah pencemooh… sekarang tinggal gimana mas pandji menghadapinya dengan cara mas pandji sendiri.. everyone have his own step to make himself in a better condition… ya kan… ?? hehehe.. yang tau mas pandji.. ya mas pandji sendiri lagi… support terus buat mas pandji… i like your every quote..
October 23rd, 2009 at 5:04 am
ndji, here’s a constructive criticism. i don’t hate you, but seeing all the drama in twitter and the hacking of your account, i can’t help but analyze.
u know sometimes u talk like u’re the only one who has swagga while hey, there’s actually people before you who already swam the hip hop waters, and remembered forever because of their work. let me remind you of one: iwa k? you’re not the only one, dude. and hard-sell (be it idealism, nationalism or whatever you wanna call it) is always a turn off.
you know, i actually like you, pandji. you’re outspoken, well-educated and your rap is good -not awesome yet, but even jay-z evolved to be the jay-z he’s now. but please have a dose of humility because that’s what keeps a hip hop star afloat. learn from the legends about this, swagga-jack ‘em if you will. man up from mistakes and avoid getting defensive like TI did, take behavioral cues from run simmons and maybe just maybe you’ll be as great as run dmc one day.
having swagger means you gotta reach out to the people, and respect the ones before you. haters will always be there as well as lovers. can’t help that. don’t create a bad image while you can still mold yo self into a better person.
be the best in everything, but most importantly…
be humble, son. don’t be indonesia’s version of soulja boy, cos you actually look way better than deAndre.