Kalau seorang bernama Gayus Tambunan ternyata seorang penjahat, apakah elo akan menganggap semua orang batak itu penjahat?
Kalau ada orang islam melakukan tindakan teror dgn ngebom atas nama Allah, apakah elo akan menganggap semua orang islam teroris?
Kalau ada pastor melakukan pelecehan seksual dalam gereja, apakah elo akan menganggap semua pastor itu pelaku pelecehan seksual?
Kalau ada polisi yang kotor dalam korps kepolisian, apakah elo akan menganggap semua polisi itu kotor?
Kalau ada orang pajak yang menggelapkan pajak, apakah elo akan menganggap semua orang pajak itu jahat?
Kalau ada Susno Duadji yang kampungnya Pagaralam ternyata seorang penjahat apakah elo akan menganggap semua orang pagaralam penjahat?
Kalau ada warga yang berlaku anarkis membakar mobil, memukuli bahkan membunuh satpol PP, apakah elo akan menganggap semua warga Indonesia anarkis?
Kalau ada satpol pp yang memukuli anak dan ibu ibu, apakah elo akan menganggap semua satpol PP itu tukang pukul anak kecil dan ibu ibu?
Kalau Malaysia ada yang mukulin dan menyiksa pembantu apakah elo akan menganggap semua orang malaysia tukang siksa?
Kalau faktanya adalah 80% penghuni penjara kuala lumpur adalah orang Indonesia, apakah elo akan menganggap semua orang Indonesia adalah pelaku kriminal?
Kalau gue ga kasi tau alasan gue menulis posting blog ini, apakah elo akan menanggap semua tulisan diatas tidak artinya?
Kalau…











April 15th, 2010 at 3:16 am
I like it! karena ngga semua harus diberi penjelasan secara eksplisit,,biarkan bangsa ini mencoba berpikir dengan nalarnya sendiri
semoga kita bisa belajar untuk lebih pintar menanggapi sesuatu….
April 15th, 2010 at 7:26 am
dont stereotype. do prototype.
April 15th, 2010 at 7:33 am
kenyataanya iya.
April 15th, 2010 at 7:52 am
seperti dalam film my name is khan [ ga maksud promo lho] .. hanya ada orang baik dan buruk .. bukan katar belakang dan kelompoknya… karena setiap orang punya keputusannya sendiri menjadi jahat atau baik.. ya kan.. think postive aja lah… biar dunia jadi tempat lebih baik…:)
April 15th, 2010 at 8:25 am
Intinya tidak adil untuk menggeneralisasi. Seperti kaum african-american yg dapet label kalo mereka itu thug karena berkulit hitam
April 15th, 2010 at 8:28 am
Hmmm.. sedih sebenernya kalau mengetahui bahwa banyak sekali orang yang hanya melihat luarnya saja mas. Tanpa tahu apa masalahnya, hanya menilai dari yang besar dan terlihat didepan mata, kemudian menilai. Entah apa yang salah… tapi apa harus disalahkan..
April 15th, 2010 at 10:37 am
tapi masalahnya mas….gak sedikit masyarakat yang “menyamaratakan” hal2 seperti itu
April 15th, 2010 at 11:28 am
Bang pandji, ane sebagai orang kecil yang kebetulan bisa bekerja di kantor pajak, seketika menjadi sakit hati, ketika hampir di semua media memberitakan jika “semua” orang pajak adalah koruptor yang kerjaannya menggelapkan pajak yang dibayarkan oleh masyarakat…. bener bener sakit ati… Seolah olah kejujuran ane dalam bekerja selama ini menjadi sia sia atas judgment media media itu. Hal itu juga dirasakan oleh banyak teman teman kerja ane. Hanya karena beberapa oknum yang “kebetulan” menggelapkan pajak dalam jumlah yang “agak” besar, penilaian masyarakat langsung negatif kepada kami. Bahkan sampai kesejahteraan kami terancam direnggut, jika sampai Remunerisasi dihapuskan.
Mungkin apa yang ane rasakan diatas sama juga dirasakan oleh semua orang yang “disamaratakan” oleh masyarakat hanya karena perilaku negatif dari segelintir orang di lingkungan mereka.
Ane prihatin dengan cara berpikir beberapa orang Indonesaia yang masih seperti itu…
April 15th, 2010 at 12:11 pm
karena nila setitik, rusak susu sebelanga
April 15th, 2010 at 4:22 pm
Karena nila setitik rusak susu sebelanga. Walaupun nilanya 3/4 belanga, tetap ada yg bener kok..Pasti! Jd ga bisa menyama ratakan semua orang seperti itu
April 15th, 2010 at 6:36 pm
nge-judge itu gampang apalagi menggeneralisasi
memeriksa latar belakang kenapa bisa seperti itu, nah itu baru ngga gampang
April 15th, 2010 at 11:30 pm
selalu mantab tulisannya.. SALUT selalu!!
Kalau satu lagu pandji yg berjudul babyplum bagus, apakah elo akan menganggap semua lagu pandji yg lainnya bagus?
hahaha *just kidding..
April 17th, 2010 at 12:48 am
Baca postingan jdi nyadar klo negeri ini memang “adil dan suka pukul rata”
kena satu ya dibagi-bagi kesemuanya
hahahaha
April 17th, 2010 at 9:31 am
Tjng Priok/Koja berdarah; Teman,sudah liat Kanibalisme dgn mengatas namakan Islam??.. SAYA PERINGATKAN: jgn mengatas nama kan Agama saya untuk berbuat biadab!!,jgn gunakan surban jika ingin melempari orang sampe diperban2!!,jgn mengunakan kopiah jika untuk memukul orang sampe berdarah!!.
April 17th, 2010 at 5:22 pm
kalau saya komen, bang pandji balas komen ngga nih? ih ih ih
April 22nd, 2010 at 11:08 pm
we can not generalize and judge group’s attitude based on the attitude shown by some members only… be wise
May 13th, 2010 at 10:17 am
karena nila setitik,rusak susu sebelanga..peribahasa itu masih dan akan selalu berlaku kok..
manusia sendiri selalu ingin dirinya eksis dan diakui identitasnya misalnya sebagai seorang Indonesia, sebagai seorang muslim, sebagai pastor, sebagai polisi, dan sebagai sebagai lainnya…. setiap komunitas pasti punya sesuatu simbol, punya suatu representasi, punya tatacara dan normanya sendiri. dan juga sebaliknya, simbol2/representasi agama, jabatan, kebangsaan itu menjadi ada/tampil/diakui/dianggap karena pikiran-pikiran dan tindakan setiap manusia-manusia yg ada di dalam situ….setiap individu di dalamnya bertanggung jawab untuk menjaga nama baik sesuatu yg mereka anggap merupakan identitas mereka. karena setiap individu merupakan representasi dari komunitasnya.