Sampai hari ini, masih suka ada yang bertanya.. “Apa kabar IndonesiaUnite?”
Dari pertanyaannya, nampak bahwa orang orang tidak paham apa itu Indonesia Unite.
Padahal, mereka bisa baca di http://pandji.com/FAQ-IU
Atau mereka bisa perhatikan di amanatbersama.indonesiaunite.com
Bahwa IndonesiaUnite bukanlah sebuah organisasi, bukan sebuah gerakan.
IndonesiaUnite bukan saya atau dia atau mereka
IndonesiaUnite adalah semangat yg ada di dalam diri kita semua untuk menciptakan perubahan di Indonesia.
Menciptakan perubahan, adalah sesuatu yg asing sebelum pemboman JW Marriot + Ritz Carlton terjadi pada Juli 2009.
Tapi pemuda Indonesia bersatu dan utk pertama kali menciptakan sebuah perubahan besar saat itu.
Berdiri, melawan terorisme.
Sejak itu, IndonesiaUnite sinonim dgn usaha apapun untuk menciptakan perubahan di Indonesia
Sejak saat itu, tanpa saya kehendaki, orang2 selalu bertanya kepada saya tentang IndonesiaUnite
Padahal, pada malam Deklarasi Amanat Bersama IndonesiaUnite juga ada Glenn Fredly, BarryLikumahuwa, Saykoji, dan puluhan musisi, budayawan yang ikut hadir.
Tapi saya tidak menolak, kalau memang saya perlu untuk jadi “Public Relations” dan menerangkan apa itu IndonesiaUnite yang sebenarnya maka saya bersedia.
Teman saya, Rama, Dondi dan Wina Hananto, dll pernah membahasakan IndonesiaUnite dengan gampang: “Pilih Sendiri Perjuanganmu”
Pilih sendiri apa yang ingin kita perjuangkan untuk Indonesia.
Apa yang ingin kita ubah?
Perubahan apa yang ingin kita ciptakan?
Lakukanlah.
Hari ini, saya terus berusaha melakukan apa yang saya mampu untuk menciptakan perubahan yang baik di Indonesia
Menariknya, banyak sekali di Indonesia yang melakukan hal yang sama
Dari 2009 sampai sekarang, saya menyadari satu hal.
Bahwa sebenarnya, semua orang ingin menciptakan perubahan. Ingin melakukan sesuatu. Tapi tidak tahu caranya bagaimana.
Inspirasi.
Adalah apa yang orang orang itu butuhkan.
Inspirasi.
Adalah apa yang bisa kita berikan.
Apabila kita tahu bagaimana cara untuk menciptakan perubahan.
Suatu hari, sebuah akun twitter @makeyrmove meretweet saya ketika saya sedang membahas tentang kecintaan saya kepada negeri.
Ketika saya pantau gariswaktu (atau linimasa tergantung pilihan anda, hehehe) akun tersebut, isinya menarik sekali. Akun ini keliatannya mendukung semangat menciptakan perubahan kepada Indonesia dgn mendorong pernyataan “Make Your Move”
Belakangan saya tahu bahwa ini adalah bagian dari kampanye milik Ultrajaya.
Kemudian saya berkesempatan berbincang dengan Ibu Siska Suryaman yang merupakan
Head Of Marketing Department dari Ultrajaya.
Beliau bilang, lewat “Make Your Move” mereka ingin mendorong, menginspirasi masyarakat untuk mau mengambil tindakan dan ciptakan perubahan bagi Indonesia. Lalu mereka ingin mengangkat kampanye Make Your Move ini jadi lebih luas dgn memberikan pengaruh yang optimal.
Tidak lagi spesifik hanya untuk membantu korban bencana Wasior, Mentawai, Merapi.
Kemarin ini, Make Your Move hadir di kota Jakarta, Bandung dan Jojakarta untuk mengajak para pemuda agar aktif membantu mereka yang menjadi korban bencana
Harus saya akui, cara mereka melakukan itu menarik sekali
Sejak 2006 (sebelum anda kenal saya lewat TV mungkin) saya sudah aktif di Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.
Saya tau persis masalah yayasan atau gerakan sosial di Indonesia:
Informasi kami tidak sampai kepada masyarakat karena arus informasi yg membanjiri masyarakat begitu tinggi.
Susah untuk mendapatkan perhatian masyarakat agar mau membantu sesama.
Make Your Move sangat berhasil menarik perhatian masyarakat dan pada akhirnya sangat optimal dalam penyampaian informasi
Setelah jalan ke Jakarta, Bandung dan Jogja, mereka kemudian mengundang saya untuk datang ke acara penyerahan donasi kepada sejumlah sekolah yang menjadi korban bencana Merapi.
Lalu, (ini yang keren) mereka mengundang seorang relawan yang menjadi simbolisasi penyerahan donasi kepada wasior, mentawai, merapi. Relawan ini, masih SMP.
Namanya Yoga.
Dia sudah menjadi relawan bencana sejak kelas 5 SD.
Yoga datang dengan kaos hitam, jaket vest hitam, celana kargo hitam dgn segala tentengan di pinggang bagaikan relawan pada umumnya.
Saya juga di sana berkesempatan untuk ngerap lagu “Menoleh” dan “Lagu Melayu” dan berbagi cerita kepada para siswa yang menjadi korban bencana.
Saya ingin menginspirasi mereka dgn menunjukkan tokoh tokoh nyata, bahwa untuk bisa sukses, mereka tidak perlu modal besar. Bahwa untuk membantu orang lain, mereka tidak perlu harus jadi seseorang yg besar.
Siapapun bisa jadi apapun yang mereka inginkan.
Saya cerita tentang Arrival, anak SMP yang menciptakan sebuah program Anti Virus yang bernama Artav dan skarang dipakai di banyak negara di dunia. Dia menggunakan komputer bekas yang bapaknya beli untuk servis handphone dan Arrival belajar bikin antivirus dari internet
Saya cerita tentang teman saya Lukman. Bapaknya punya usaha tempat penitipan sepeda di Kendal yg penghasilannya tidak besar, tapi anak2nya bisa sekolah sampai lulus kuliah. Dgn modal semangat dan bea siswa
Saya cerita tentang Bambang Pamungkas yang bermodal impian, datang dari Getas hingga menjadi pemain Indonesia terhebat hingga kini.
Saya cerita tentang Ki Hadjar Dewantoro yang mengajarkan kita, tak perlu gelar apapun untuk menciptakan perubahan yang baik untuk Indonesia.
Semoga, mereka terinspirasi.
Inspirasi.
Adalah apa yang orang orang itu butuhkan.
Inspirasi.
Adalah apa yang bisa kita berikan.
Apabila kita tahu bagaimana cara untuk menciptakan perubahan.
Inspirasi adalah apa yang saya harap akan “Make Your Move” berikan.
Bahwa siapapun, dengan cara apapun, bisa menciptakan perubahan yang baik untuk Indonesia
If you are tired of asking for change to come, you can make the change you wish to see in the world
If you wan’t to make that change, you have to start somewere, you have to start somehow.
Make Your Move.











February 16th, 2011 at 6:01 pm
Dear Pandji,
Salam kenal, saya salah seorang fans Anda, saya banyak menyukai acara-acara TV yg Anda pandu.
Tetapi belakangan ini saya agak terkejut juga dengan analisa saya mengenai pemikiran-pemikiran anda, terutama mengenai kejadian-kejadian yg melibatkan atau menyudutkan umat Islam. Anda sepertinya menelan mentah-mentah semua peristiwa-peristiwa kekerasan yg melibatkan umat Islam adalah benar apa adanya, tanpa ada campur tangan pihak lain, apalagi konspirasi.
Cobalah lebih terbuka, untuk melihat, mempelajari dan mengetahui secara benar dan lengkap dari sumber yg terpercaya, netral atau langsung, mengenai Islam yg dikondisikan media sebagai fanatik dan radikal, padahal yg diharapkan adalah Islam yg Moderat, agar dapat diterima AS dan sekutunya.
Keterbukaan yg dimaksud adalah untuk lebih mendalami FUI, MUI, FPI, HTI secara terbuka, dengan niat ikhlas semata-mata untuk menilai serta memutuskan bahwa mereka memang benar-benar, fanatik dan radikal, tidak sesuai dengan ajaran Islam yg diturunkan Rasulallah Muhammad SAW.
Insya Allah jika Anda sempat untuk mempelajari mengenai FPI, FUI, HTI dan MUI tidak sepotong-sepotong, tapi secara bulat dan lengkap dari sumber aslinya, Insya Allah Anda mendapatkan Hidayah Nya, amin.
February 16th, 2011 at 7:01 pm
Halo Mas Pandji,
Salam kenal..sependapat dengan apa yang di katakan mas Dicky diatas, saya pun suka dengan semangat mas pandji tentang Indonesia, tentang Yayasan Pita Kuning tentang Indonesia Unite, tentang Provacative Proactive. Saya mendengar mas Pandji dari semenjak mas Pandji membawakan GMHR di HardRock FM.
Karena dalam memandang Islam tidak hanya dari kejadian2 yang ada sekarang, akan tetapi mempelajari apa di balik peristiwa2 itu. Yang pasti Islam yang benar ada Al Quran dan Hadist.
Secara konstelasi dalam hukum islam, Al Qur’an adalah yang pasti. Haq. Tidak boleh dirubah. Beberapa hal diatur sangat detail dalam Al Qur’an. Misalnya ke Esaan Tuhan, hukum waris dan sebagainya. Al Qur’an dibuat oleh Allah SWT supaya applicable sampai akhir waktu, makanya disebut mu’jizat. Kemudian hal2 yang tidak diatur secara mendetail dalam Al Qur’an dijelaskan melalui Sunnatullah dan atau Hadits. Challenge yang kita hadapi adalah masalah perbedaan. Masih inget cerita suatu hari Rasulullah menetapkan suatu strategi perang kemudian beliau ditanya oleh sahabat apakah ini sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT atau ini pendapat Rasulullah pribadi. Kemudian Rasulullah menyatakan ini pendapat beliau pribadi. Kemudian sahabat berani untuk berpendapat berbeda. Saya sering menguhubungkan hal ini dengan hadits lain bahwa Perbedaan adalah rahmat. Tapi saya sangat setuju bahwa untuk hal-hal tertentu memang kita harus sangat tegas terutama masalah Tauhid. Tapi memang kita harus cerdas. Apakah kita berhak untuk membunuh dan menyiksa jemaat Ahmadiyah? Saya gak yakin kita boleh melakukan hal itu. tapi orang juga berpendapat bahwa orang2 seperti Ahmadiyah ini seperti duri dalam daging. Kalau dibiarkan semakin membesar dan semakin menyesatkan. Hal2 seperti ini yang sering bikin saya “resah”. Saya gak tahu seperti apa hukum berlaku. Membunuh orang? no doubt. Harus dihukum. Tapi bagaimana dengan Ahmadiyah itu sendiri?
Kalau Saya sebenernya membayangkan dalam pendidikan islam mustinya ada 2:
- mendidik Da’i supaya ahli dalam menghadapi masalah2 seperti ini
- penelitian mendalam. Maksud saya misalnya latar belakang suatu ayat atau hadits…
Maaf mas terlalu panjang…dan maaf kalau sepertinya menggurui. saya masih setia sebagai follower mas Pandji. Email saya dan account twitter saya sama.
Salam
February 16th, 2011 at 9:41 pm
negara ini blom dewasa,, jadi gmn ya cara biar negaraini bijak? seperti gapunya pemimpin? seperti gapuny hukum? seperti gapuny pengayom?
jadi mungkin setiap orang merasa bisa menjaga diri dgn amarahny? dan maaf ni samasekali bukan sifat Rosulullah,, dimanakah hukum dan pengayom qt?
February 17th, 2011 at 7:45 am
hallo mas, apa kabar? setelah liat orangnya langsung, langsung berasa mas bener-bener orang yang penuh semangat dan berharap bisa ketularan nih saya-nya hhi..
success truzz iaa mas, saya lagi menyusun langkah untuk mencerdaskan anak bangsa setelah tamat kuliah ini >> kembali ke kampung halaman
February 17th, 2011 at 8:35 am
Halo Pandji….coba buat acara dari ide tulisan ini. Kayanya Indonesia sangat butuh acara inspirasi yang digulirkan secara konsisten. Ajak untuk melakukan yg terbaik yang mereka bisa tanpa menggurui..acaranya pasti asik dan bermanfaat. Gunakan kekuatan media untuk menggerakan anak muda ke arah yang positif bukan ke arah yg menjadi pesanan pemilik TV. Gw yakin pasti lo bisa membuat acara yang lebih dari konsep PP yang sekarang.
Kalau kreatif semua bisa dikemas menjadi dengan menarik dan rating pasti akan mengikuti…Gw yakin kok acara tv itu gak perlu menjelek-jelekan orang lain untuk dapat perhatian dari pemirsanya…
February 18th, 2011 at 8:05 am
inspirasi memang yang kita butuhkan untuk merubah segala sesuatu lebih baik
February 18th, 2011 at 1:40 pm
Awesome post bro! Inspiration is the word of the day. Just stopping by to let you know about the 2012 Million-Man-March to save Indonesia. We need more young Indonesians like yourself to inspire our nation which, in my opinion, is on the brink of collapse. Keep up the good and inspiring work and see you around! http://www.youtube.com/watch?v=GrS27ULdeTI