Sila ke 5….

Fri, Mar 12, 2010

Uncategorized

511px-Garuda_Pancasila,_Coat_Arms_of_Indonesia_svg

 

 

Kemarin, Mario Patrick, penyiar HArdrockFM, presenter, yang bisa di follow di @mpatrick nelfon dan nanya “Dji, sila favorit lo dalam Pancasila sila ke berapa?”

Ternyata temannya punya usaha clothing dan mau bikinin gue kaos dengan tulisan sila sila dalam pancasila…

Gue langsung menjawab “Sila ke 5″

“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”

Kalau gue lagi berbagi tentang apa itu sebenarnya IndonesiaUnite, gue sering cerita tentang makna dibalik sila ke 5 Pancasila.

Gue butuh berpuluh puluh tahun untuk memahami sila ke 5 tersebut.

Gue ingin berbagi pemahaman itu hari ini..

Orang Indonesia sering mempermasalahkan kemiskinan di Indonesia

Orang Indonesia sering mempermasalahkan tingginya angka kejahatan karena tingginya angka kemiskinan di Indonesia

Orang Indonesia sering mempermasalahkan tingginya angka kematian anak karena tingginya angka kemiskinan di Indonesia

Orang Indonesia sering mempermasalahkan rendahnya angka kelulusan sekolah karena tingginya angka kemiskinan di Indonesia.

Tingginya angka kemiskinan, jadi sebuah permasalahan besar.

UANG. Jadi sebuah permasalahan besar.

Kalau memang seperti itu, pernahkan elo bertanya kepada diri sendiri

“Kenapa Keadilan Sosial dan bukan Keadilan Ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesa?”

Kalau memang uang itu penting, kalau memang kemiskinan jadi masalah, kenapa dasar negara kita tidak menuliskan “Keadilan Ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia” ?

Ini pemahaman gue:

Tertulis di Sila ke 5 Keadilan Sosial, karena Keadilan Ekonomi itu tidak mungkin KECUALI kita adalah negara komunis.

Salah satu ciri negara komunis adalah kesetaraan, persamaan, keseragaman, penyamaan.

Itupun sebenarnya juga tidak mungkin.

Kalau kita stop dunia ini dari berputar.

Stop dunia ini. Pencet pause.

Kemudian kita ambil uang diseluruh dunia, dan bagikan secara rata kepada semua orang di dunia.

Pencet play lagi.

Maka 1 tahun kemudian, akan ada lagi orang kaya dan ada lagi orang yang miskin.

Its not about what you have. Its what you do with what you have.

You may have small amount of money, but you can make it big

You may have a big amount of money, but you can also lose it too.

YANG MUNGKIN untuk tercapai, adalah KEADILAN SOSIAL.

Keadilan hubungan antar manusia.

Bahwa setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama.

Orang yang kaya harus sama sopannya dengan orang yang miskin.

Orang yang miskin harus sama ramahnya sama orang kaya.

Orang yang miskin harusnya bisa sekolah sama seperti yang kaya dan untuk bisa sekolah, tidak harus punya uang banyak.

Selama ada kita sesama bangsa Indonesia, yang mau mempraktekan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

Contohnya, yayasan gue: Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia atau C3 (http://c3friends.com) memberikan kesetaraan kesempatan bagi anak anak penderita kanker yang datang dari keluarga yang tidak mampu.

Contohnya, Coin a Chance memberikan kesetaraan kesempatan bagi anak yang ingin melanjutkan pendidikan.

Kita bisa mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seperti yang dicita citakan oleh pendiri bangsa kita.

Seperti yang tertulis, di Sila ke 5…


374 Responses to “Sila ke 5….”

  1. jazzbegreat Says:

    saya suka bagian yg ini:

    “Orang yang kaya harus sama sopannya dengan orang yang miskin. Orang yang miskin harus sama ramahnya sama orang kaya.”

    nice. :)

    Reply

  2. menomen Says:

    andai semua simiskin dan sikaya baca pendapatnya kang panji.
    mungikin saja bisa terketuk hatinya. :D

    Reply

  3. bow Says:

    itulah hebat nya bung karno..

    Reply

  4. Asep Imut Says:

    Hallo kang…ya dibilang malang atau beruntung kita jalanin hidup dengan kreaktif dan aktif serta optimis hehehe semangat 99x :)

    Reply

  5. alisyah Says:

    Mental pribadi setiap orang Indonesia harus diperbaiki pertama sekali. Biar gak ada lagi orang yang bangga jadi pengamen, preman, dsb.

    Tapi kembalinya memang ke pendidikan semua.

    Reply

  6. jack Says:

    stop dunia lalu bagikan uang sama rata ke seluruh orang lalu setahun kemudian ada tetep ada oran gyg kaya ada oran gyg miskin, nice banget bung pandji, gue ga pernah berpikir seperti itu, anda bener2 membuka pandangan saya ^^

    Reply

  7. Mordekhai Says:

    Great…
    Tugas kita juga untuk ngebikin perubahan…
    Tapi kadang – kadang kesel juga dengan orang – orang malas bekerja yang lebih memilih menjadi pengemis…

    Reply

  8. Mordekhai Says:

    Btw kog gue mau register ke c3 ga bisa yah..?

    Reply

  9. irine Says:

    Setuju bangett, mau kekayaannya sama mah gak mungkin bisa, tapi entah kenapa yang namanya keadilan sosial juga susah diwujudkan ya soalnya banyak juga orang-orang miskin yang kurang sopan misal pengamen jalanan kalo gak dikasi uang mobil orang digebrak ;(

    Reply

  10. yulimus Says:

    Nice bos, gw ga pernah baca tulisan orang mengenai pancasila yang begitu santai tapi kena
    wkwkwkwk, …… atau mungkin salah gw kali yang ga pernah cari tahu.

    But anyway, you should write about pancasila more man. Setau gw sih, pancasila yang diajarin ke gw tuh, sekumpulan bahan hapalan yang ngebosenin, ngapalin butir2nya yang buju-buneng banyak…..

    Kalo kaya yang gini sih gw ngerti n bisa dipraktikin. It’s very simple, easy to practice, but yet very noble…. Man….. founding fathers negara ini emang bukan orang sembarangan sih y wkwkwkwk. I’m proud to be Indonesian.

    Reply

  11. evan irianov Says:

    saya bosan dengan matapelajaran PPKn dulu, dan juga dengan P4.

    tapi saya sering merenungkan PANCASILA dan UUD ’45.

    dan setiap kali saya melihat konflik, banyak orang yg mengedepankan opini daripada dasar negara kita.
    menurut saya itu adalah hal yang salah, karena ketika Dasar dari negara kita dilanggar, dengan kata lain kita sudah membawa bangsa ke dalam kehancuran.

    apapun yang kita lakukan, kita harus menjunjung PANCASILA dan UUD 45 sebagai buku dan sila suci bagi kita.

    PANCASILA DI HATIKU

    Reply

  12. lolo Says:

    harusnya memang pemahaman moral ditanamkan, supaya kita semua bisa merasa satu Bangsa INDONESIA, bukan dari suku apa, ras, agama.
    Kalau rasa Nasionalisme itu sudah sedemikian tertanam dengan baik
    saya rasa Keadilan sosial akan dapat terwujud

    Reply

Trackbacks/Pingbacks

  1. Thanks a lot…

    Hi there, I really like this article, pretty good reading. I’ll be looking forward for next article of yours….

  2. Gems form the internet…

    [...]very few websites that happen to be detailed below, from our point of view are undoubtedly well worth checking out[...]……

  3. wholesale jewelry…

    [...]Here are a number of the web-sites we advocate for our visitors[...]…

  4. spy camera says:

    Thanks a lot…

    Hey, I really appreciate your post, it was really informative. I’ll be looking forward to coming again….

  5. Thanks a lot…

    Hello, I really appreciate your post, it was really informative. I’ll be looking forward for your next post….

  6. kites says:

    Thanks a lot…

    Hey, I really like this article, it seems that you know what are you doing. I’ll be looking forward for your next post….

  7. free ecards…

    [...]below are several links to internet sites we connect to seeing that we believe there’re really worth checking out[...]…

  8. Pacers…

    [...]in the following are a couple of listings to internet pages that we connect to as we think these are seriously worth visiting[...]…

  9. seo massachusetts…

    [...]we came across a cool site that you just may possibly get pleasure from. Take a look when you want[...]…

  10. Thanks a lot…

    Hey, I really like this article, it seems that you know what are you doing. I’ll be looking forward to coming again….

  11. Chiropractor In Vancouver WA…

    [...]we came across a cool web-site that you just may possibly take pleasure in. Take a look if you want[...]…

  12. Thanks a lot…

    Hey, Thanks for your post, it was really informative. I’ll be looking forward for next article of yours….

Leave a Reply