Supaya kalian mengerti…

Mon, Aug 4, 2008

Uncategorized

Hingga hari ini masih ada yang mempertanyakan kenapa gue membolehkan orang untuk bajak album gue (gue utarakan dalam lagu gue BAJAK LAGU INI)

 

Kata mereka, “Kenapa nggak elo gratisin aja?”

 

(menarik nafas)

 

Semoga gue bisa menerangkan se-sistematis mungkin, dan sejelas mungkin.

 

Tahukah elo? Bahwa album Naif dan Koil yang di gratisin lewat Rolling Stones itu ADA BAJAKANNYA dan DIBELI ORANG???

 

Tahukah elo? SUAVE (sebuah majalah gratis tentang clohing dan distro) itu ada yang JUAL dan tetep DIBELI ORANG???

 

Padahal keduanya ada tulisan GRATIS! Atau FREE!!!!

 

(Belakangan pada akhirnya Suave merilis versi yang memang dijual untuk menguatkan branding mereka terutama di toko buku besar seperti TGA dan Gramedia)

 

Kenapa itu bisa terjadi?

Karena salah satu alasan terkuat seseorang dalam membeli adalah bukan hanya harga, tapi AKSES!

 

Koil kerjasama dengan banyak sekali majalah untuk distribusi albumnya.

Naif mungkin juga sama (walaupun pada akhirnya dijual juga)

 

Tapi kalau jumlahnya terbatas, orang akan tetap mengalami kesulitan mengakses CD tsb.

Dan marilah kita pikir baik baik, sebanyak banyaknya seseorang produksi CD asli, tetap akan lebih banyak jumlah bajakannya. Karena itulah kalau kita baca di Rolling Stones jumlah produk bajakan JAUH LEBIH BANYAK daripada produk aslinya.

Im not lying!

 

Niat gue adalah memberikan akses seluas luasnya terhadap album gue.

Kenapa?

Gue pengen orang yang biasa beli bajakan (terutama karena memang Cuma mampu beli bajakan) bisa punya akses terhadap album gue.

Gue mau mereka bisa punya akses, bisa nemu dan bisa beli sebuah album yang mempromosikan Nasionalisme (Untuk Indonesia), mengajarkan bahwa beramal tidak harus uang banyak dan tidak boleh setahun sekali (Ada yang salah), menyatakan bahwa demonstrasi itu metoda yang usang (Ada yang salah), koran koran itu banyak yang tidak bermutu dan hanya menebang pohon (Ada yang salah), bahwa hiphop tidak kampungan (Ada yang salah), lagu yang menyatakan lebih baik kita berkarya dan bukan bekerja (Bajak lagu ini), dll.

 

Seperti yang gue katakan di lagu BAJAK LAGU INI, ”Musik adalah pendidikan. Pembebasan dari pembelengguan, kebodohan, keminderan, jangan heran kalau banyak orang yang berharap bisa mengecap musik dengan gratisan, bagai pendidikan”

Bayangkan kalau tidak ada  John Lennon, Bom Dylan, Bobo Marley, Marvin Gaye, Bono, Iwan Fals dan Tupac.

Mereka mengajar lewat karya musik mereka.

THAT IS LIBERATION!

 

Gue mau orang yang biasa beli bajakan, bisa punya akses terhadap album gue.

Karena gue mau mereka terbuka matanya akan banyak hal…

Terutama, kebanggaan terhadap negaranya.

 

Itu adalah mission wise…

 

Business wise, market gue adalah orang orang value oriented customer.

Maka kalau ada orang beli bajakan, gue nggak luka karena mereka emang bukan market gue.

Gue terluka kalau pasar yang gue incer justru beli bajakan.

 

Seperti sebuah sidang terhadap seorang pedagang yang jualan LV palsu dipinggir jalan di Italia.

Gue baca di buku FAKE FACTOR karya Sarah Mc Cartney.

Pedagang LV palsu dituntut perusahaan LV atas dasar merugikan penjualan LV asli.

Yang menang adalah si pedagang bajakan.

Karena sidang memutuskan, saking palsunya si LV bajakan yang dijual, TIDAK MUNGKIN ORANG TIDAK TAHU KALAU ITU ADALAH BARANG PALSU. Maka tidak mungkin pasarnya LV akan mau membeli barang palsunya si pedagang tersebut. MAKA TIDAK MUNGKIN LV ASLI DIRUGIKAN OLEH PEDAGANG LV PALSU karena keduanya punya pasar yang berbeda. Pembeli LV asli tidak akan mau ketauan beli barang bajakan pinggir jalan, dan pembeli LV bajakan pinggir jalan tidak akan mampu beli LV asli.

 

 

Itulah alasan kenapa gue selalu bilang “Mengeluarkan tenaga dan terutama uang untuk menghentikan pembajakan dan menghentikan orang untuk beli bajakan adalah usaha yang sia sia” Terus terang, gue kasian sama orang orang yang masih melakukan itu.

Karena  PEMBAJAKAN AKAN SELALU ADA DAN SELALU ADA ORANG YANG AKAN BELI BAJAKAN.

Kalau mau memfokuskan usaha dan uang, maka fokuslah pada usaha MENGALAHKAN PEMBAJAKAN yang berarti tahu bahwa bajakan tetap ada, tapi bisa membuat orang tetap beli yang asli. ITU BARU BENAR.

 

Orang bilang e-book gue “HOW I SOLD 1000 CD IN 30 DAYS” adalah sebuah buku yang menyombongkan prestasi.

Prestasi darimanaaa?? Banyak orang menjual 1000 CD dalam 7 hari!

Buku gue judulnya bukan “WOW, I SOLD 1000 CD IN 30 DAYS”

Tapi HOW.

Buku itu adalah mengenai metoda, bukan prestasi.

BAGAIMANA cara gue menjual 1000 CD tersebut. Tiap orang punya caranya sendiri, termasuk gue. Cara gue, menurut gue adalah cara untuk bisa membuat orang MAU MEMBELI PRODUK ELO dan ketika membeli MAU BELI YANG ASLI.

Jadi metoda itu bukan hanya untuk industri musik, tapi untuk siapapun yang menjual produk dan bertanding dengan produk bajakan (apalagi jaman sekarang apapun ada bajakannya)

Lha wong isinya adalah saduran dari buku buku yang gue baca.

 

 

Sebenarnya semua kata kata gue diatas, udah ditulis di e-book gue.

Cuman berhubung gue yakin ga semua orang mau baca, maka gue tulis lagi disini.

Memang gue akui opini gue terhadap bajakan, terlalu berharga untuk hanya ditulis di e-book.

Knowledge is a public domain.

Its free.

And now, its yours.

 

 

 

Ps: orang bilang major label rakus.

Mereka tidak rakus, karena mereka adalah pengusaha. Mereka mengambil resiko untuk memodali musisi yang ga mampu produksi CD, ketika itu laku, ya jelas mereka ambil bagian terbesarnya. CUMAAAAN, skarang ini mereka terlena dengan bentuk CD. Digital is coming and we have to believe in it.

Baca baik baik tulisan gue ini: Album gue sudah terjual sebagian besar di 1 bulan pertama dirilis. Tapi uang gue (termasuk uang C3) baru keluar LAPORANNYA 6 bulan kemudian (yang berarti bulan September)

ISNT THAT CRAZY?????

Ini baru laporannyaaa!!!!!

Belum lagi, mengumpulkan uang dari toko toko kaset dan CD lamanya setengah mati.

Kalau semua itu bisa dihilangkan dengan sebuah website, buat apa jual CD???

Udah mah harus pake modal bikin CD, harus menyerah dengan leletnya toko CD, nerima duit kita lama…

Makanya toko CD di seluruh dunia mengurangi space tokonya 30% termasuk di Indonesia (sudah mulai keliatan kan?)

 

Hanya 1 achilles heel dari penjualan digital.

Orang masih ragu (dan memang susah gue udah nyoba) untuk bertransaksi dengan paypal dan yang sejenisnya.

Kalau itu hilang… Mungkin gue juga nggak akan jual CD lagi J


1,025 Responses to “Supaya kalian mengerti…”

  1. Aulia Says:

    Coba di Indonesia ada iTunes. Di US iTunes Store menjadi toko music terbesar dengan jumlah penjualan mengalahkan toko-toko seperti Virgin Megastore, Tower Records and even Amazon.com

    Banyak indie artist memilih distribusi lewat iTunes karena birokrasi, modal dan usaha yang dibutuhkan lebih sedikit daripada lewat toko.

    Reply

  2. jefri Says:

    piracy won’t dies.

    gw juga bingung napa byk dipublikasiin di media2 ttg piracy is a crime dll2. emang ga guna gitu… bajakan skg juga makin bagus kualitasnya,dgn harga yg JAUH dibawah ori-nya. biarpun tetep, kualitas ori diatas bajakan. tapi jarang bgt org yg peduli. mereka (para pembeli brg bajakan,termasuk gw :D ) mikirnya simpel kok,harga murah gw beli,mahal gw tinggal,kualitas prioritas ke2.
    jadi pertanyaan yg perlu dijawab sama para perusahaan record adalah: “gimana caranya supaya konsumen mau beli aslinya?” bukan “gimana cara konsumen biar ga beli bajakan? gimana caranya merangin bajakan endebray endefrey..

    Reply

  3. Juminten Says:

    hmmm… it’s a good reason! ;)
    tadinya aku sempet bertanya2 spt itu dan ternyata ini penjelasannya.
    semakin maju zaman, tantangan jg semakin berat.
    tinggal gimana caranya muter otak utk mengakali itu semua.
    good job, mas pandji! ;)
    belum banyak artis yg berpikir sebijak ini…

    Reply

  4. oi Says:

    g setuju dengan beli music di internet,walau secara g masih parno dengan
    nama nya beli sesuatu lewat internet,keamanannya tdk membuat g nyaman..apa g aja yg gaptek kali ya..??
    .
    g juga setuju dengan music digital,walau g berat tuk melepas keinginan tuk membeli dan punya cd musik (ORIGINAL),krn yg ketika g beli cd tersebut,bukan cuma krn suka musiknya,tapi g jg mo punya nilai historis dan kemasan dari cd tersebut,g mau liat “thank to”nya artis tsb,mo liat foto2x atau gaya si artis,mo liat desain cd album tersebut,dan juga pastinya lirik2x lagunya(walau bisa di download di internet),dan juga ttd sang artis(kyk di albumnya pandji..hohoho..g norak..) buat g,sepertinya ada kebanggaan/kepuasan tersendiri ketika memegang cd album seorang artis yg g suka,apalagi bila artis / albumnya melegenda..
    .
    tapi sekali lagi,pasar yang berkuasa menentukan apa yg bisa bertahan..
    ..bingung..

    **ps.
    untung g dah punya cd nya Pandji (original+ttd),jadi g bisa wariskan ke anak2x g ketika mereka dah besar nanti,suatu kebanggaan tersendiri buat g..
    hohoho..perezz….

    Reply

  5. Harry Liem Says:

    Sepertinya, kalo dibolak-balik. Negara kita ini ke-enak-an. Bbm disubsidi (negara lain itungan-nya 1liter bensin bisa 20-30rb rupiah), nonton tv kagak perlu bayar (kadang masih ngeluh kebanyakan iklan), begitu juga dng bajakan-nya yg bisa gw bilang dah masuk level extreme..

    Kalo diluar, dagang bajakan itu layaknya maling beneran, siap-siap dikejar polisi. Tapi disini, frontal di depan kampus, dept store, hingga di mall pun ada, meski jarang.

    @Aulia
    Indonesia pernah mengajak Apple untuk membuka akses iTunes di Indonesia. Namun tak disetujui, karena reputasi pembajakan di indonesia.

    Itulah salah satu dampaknya, yaitu hilang kepercayaan.

    @jefri
    Kata siapa sekarang bajakan makin bagus? :) jujur aja yah, kalo menurut gw, lebih bagus bajakan sblm 2005-an. Kalo dulu kita masih mungkin dapet mp3 192kbps. Sekarang? Kalo gak 96 ya 128 kbps.. Blom lagi kadang kualitas suaranya amit amit. Kalo video kadang buram, subtitle gak jelas (artist ngomong apa, subtitle nya kadang laen), kadang gak ada dts (6 channel), adanya dolby 2 channel (itu juga paling mp3, wave ditembak jadi ac3, ngasal bikin doang), kadang disc cacat (gw perlu ngasih tau juga, kadang cd yg murahan malah cepet bikin koit lensa player)

    Jadi sebenernya, cara supaya konsumen mau beli asli yah harus dari dirinya. Ibaratnya bajakan itu kaya ngobat. Adiktif. Bisa dirobah? Tentu, meski susah setengah mati.

    Kalo cara supaya gak beli bajakan ya hukum-nya harus jelas. Kalo diluar negri pernah ada kasus tuh, pelajar bayar penalty us$300.000 karena ketauan nyimpen bajakan(ga tau juga sistem perhitungan-nya berdasarkan apa). Kalo diluar tegas, makanya pembajakan-nya gak segila kita.

    Reply

  6. AGatnaimbwaymn Says:

    Hello,
    baserdasew
    http://www.oaktreebc.org/ – valium pharmacy

    For oral administration of Valium, it is grouped into three forms; tablets, capsules, and liquid solution.
    valium 5mg

    Valium is a drug that is included in the ?Essential Drugs List? of the World Health Organization.
    valium drug

    The usual dosage for adults ranges from 2 mg per dose to 10 mg per dose.

    Reply

  7. evmzxs Says:

    d4L7vL cktkofrpfwrt, [url=http://pdycogkyuzdi.com/]pdycogkyuzdi[/url], [link=http://bhahhupaxocu.com/]bhahhupaxocu[/link], http://uwtaywksbmsm.com/

    Reply

  8. jack Says:

    jadi sebaiknya si artis menambahkan beberapa hal yang tidak bisa didapat orang dengan membeli produk yang asli, misalnya memberikan cendramata eksklusif atau keanggotaan eksklusif untuk fanclubnya atau akses eksklusif ke konsernya dan banyak lagi. dan smua itu cuman bisa didapat dengan membeli produk yang asli. Dan bisa saja nantinya orang yang beli produk bajakan ngeliat banyak bonus2 gitu yang bisa di dapat di produk asli menjadi tertarik membeli produk aslinya, dan dia akan membeli produk asli kalau dia emang fans sejati
    fans sejati bakal senang dikasih sesuatu dengan embel-embel eksklusif walau nilai materilnya ga seberapa

    Reply

  9. Pharmk932 Says:

    Hello! eefeegk interesting eefeegk site! I’m really like it! Very, very eefeegk good!

    Reply

  10. Pharmf19 Says:

    Very nice site!

    Reply

Trackbacks/Pingbacks

  1. serwis HP…

    All materials copied from one more supply…

  2. ogrodzenia farmerskie…

    This is the correct weblog for anyone who needs to search out out about this topic. You realize so much its virtually laborious to argue with you (not that I really would need…HaHa). You positively put a new spin on a subject thats been written about f…

  3. węgiel…

    Hello! Your write-up rocks at the same time as getting a reputable superb fully grasp!??…

  4. bad credit mobile phones…

    [...]we like to honor other sites on the web, even if they aren’t related to us, by linking to them. Below are some sites worth checking out[...]…

  5. backup…

    It’s onerous to search out knowledgeable individuals on this topic, however you sound like you understand what you’re talking about! Thanks…

  6. Cebulki Kwiatowe…

    Would you be interested in exchanging hyperlinks?…

  7. these Websites are worth visiting……

    [...]here are some links to web pages that we link to due to the fact we consider they are worth visiting[...]…

  8. Its hard to find good help…

    I am regularly saying that its difficult to procure good help, but here is…

  9. sex toys says:

    sex toys…

    [...]here are some links to sites that we link to because we think they are worth visiting[...]…

  10. Christliche Singlebörse…

    Christliche Singles Partnerbörse finden…

  11. Just having a look…

    magnificent points altogether, you just received a new reader. What may you recommend about your publish that you just made some days ago? Any sure?…

  12. Great information…

    This is certainly magnificent. Our company checked out this gesture levels and we are impressed. We’re curious about this sort of points. Every appreciate all the guidelines, and advantages the effort while in this. Please keep updating. They may be p…

  13. handbag sale says:

    Superb website…

    [...]always a big fan of linking to bloggers that I love but don’t get a lot of link love from[...]……

Leave a Reply