Tulisan ini, akan dibagi 2.
Bagian pertama akan bercerita (teori gue) tentang mengapa Manchester United menang
Bagian kedua akan menerangkan kenapa tim tim lain berujar tahun depan mereka akan juara.
Bagian kedua sebenarnya lebih menyenangkan, tapi sebelum kita masuk kesana, mari kita terlebih dahulu membahas bagian pertama
Akhirnya, MAnchester United jadi tim pertama yang menang threepeat, 2 kali.
Tim ini, sudah menunjukkan tanda kebesarannya.
Musim ini, begitu banyak rekor dipecahkan oleh Man U.
MU.
Red Devils.
Apapun panggilanmu, yg penting kita memanggil tim yang sama.
Dari rekor 1.311 menit tidak kebobolan di EPL, rekor tidak terkalahkan di Champions, tim inggris pertama yang menang kejuaraan dunia antar klub,
dan lain lain.
Sangat mungkin tahun ini MU memegang rekor baru sebagai satu satunya tim yang mampu back to back jadi juara Champions.
Sejumlah surat kabar mengatakan bahwa MU menang karena punya banyak uang. Benitez dari Liverpool berseloroh bahwa di sejumlah
kesempatan, MU bisa merotasi pemain dengan baik. Nama nama seperti Berbatov, Carrick, Giggs,Neville, Fletcher, Ronaldo, disebutkan.
Katanya kalau kami punya uang banyak semua pemain terbaik juga bisa kami beli yang sesuai dengan kebutuhan kami.
Sebenarnya, kalau masalah punya uang banyak, Benitez lupa bahwa Manchester City dan Chelsea juga punya uang yang sangat banyak.
Tapi juara apa mereka tahun ini?
Chelsea mungkin bisa dapet FA cup. dan apa lagi ya… oh, itu doang
UANG bukanlah alasan terbesar MU jadi juara.
MU juara karena para pemimpinnya hebat.
Titik.
Benitez lupa, bahwa beberapa nama yang dia sebut sendiri, adalah nama nama yang dibesarkan MU dari usia yang sangat muda.
Fletcher, Giggs, Neville, Carrick juga dibeli ketika masih muda sekali. Termasuk Beckham misalnya.
Yang menjadikan MU juara adalah kemampuan mereka untuk mendidik anak anaknya dengan sangat baik.
That is leadership.
Was Ronaldo a star before he came?
Was Rooney as big as he is now than he was when at everton?
Remember Cantona? He was wearing down when Fergie brought him to MU.
Karirnya menurun.
Cantona gave MU its 1st ever EPL cup.
They got big because the’re in MU
A true leader BUILD people from ground up.
A true leader understands the importance of process.
Obviously, Benitez didnt realize that.
Berbicara mengenai uang, MU, Man City dan Chelsea, sama sama punya uang banyak.
Bedanya, MU banyak duit dari penghasilan klubnya. Man City dan Chelsea, dari pemiliknya.
Jelas, MU adalah tim dengan fan paling besar di dunia.
Pertanyaannya adalah, kenapa bisa begitu?
Bukannya, sebelum MU menang tahun ini, Liverpool lebih banyak juara EPL?
Harusnya secara prestasi bagus dong? Kok ga banyak fansnya?
Belum lagi prestasi mereka di Champions.
Im guessing, other teams, including Arsenal, Chelsea and others, couldnt accumulate their fan into profit.
A true leader understands that in order for his/her business to run well, of course it needs money, but they can never
depend on their board/owners, they have to depend on themselves.
MU has a business sense that even everybody can sense.
But they have the result to back it up.
Contoh: Arsenal, sangat minim pemain inggris.
Apa pengaruhnya? yaaaaah, ga ada pengaruh apa apa sih.. kalau Arsenal main di luar inggris ![]()
Apa rasanya jadi orang inggris asli, pendukung arsenal, berteriak mendukung sebuah tim yang tanpa orang inggrisnya?
Oh wait, Walcott is coming in, okay, 1 englishman.
EPL mainnya di inggris! How can they not see the importance of having a local content.
Especially when even we know that the englishmen have such pride!
Wenger akan berargumen, inilah skuad yang dibutuhkan untuk menang. Saya tidak akan menambah pemain inggris hanya untuk menyenangkan mereka.
But guess what? Arsenal didnt win anything?
Where’s the fact to back him up?
Ditambah lagi, kesan tersembunyi dari Wenger adalah, orang inggris tidak cukup baik untuk main buat Arsenal.
Contoh: Kejadiran Park Ji Sung sangat terasa nuansa bisnisnya. Kehadiran Park disana akan mengangkat fan base MU di asia
dan dengan itu juga pemasukan mereka yang akan sangat membantu MU menjalankan day by day-nya.
Salahkah itu?
Jelas tidak.
Siapa yang berani bilang Park Ji Sung mainnya jelek?
SHYT, orang inggris aja kalah ngotot dengan dia.
Berbicara tentang Park, kita masuk kepada alasan berikut kenapa MU juara.
They dont need superstars.
They need role players.
No superstar can carry a team.
Itulah mengapa Fergie sering membuang pemain yang mulai berkelakuan seperti superstar.
Beckham, Ruud Van Nistleroy, dll. Mungkin Ronaldo kalau kelakuannya masih sama.
MU need ego-less players. Players that will accept a certain role in a team.
Contoh paling sederhana, Rooney.
Officialy what position does he play.
Striker.
How much goals did he score this year?
Not as much as Ronaldo.
But do you see where he plays every game?
He feeds his team.
He is an accurate passer.
Its insane.
A kid his age, a striker, has every urge to make goals, collects himself and feeds his team.
Berapa kali kita berteriak “UNSELFISH ROONEY!!!!”
And then you see players like Ryan Giggs who has a quality of its own.
Also players like Carrick, Tevez, Rafael, Vidic, Ferdinand, Evra, Anderson.
Katanya, DNA tim juara adalah sebagai berikut.
VETERAN PLAYERS that will feed the team with insights and experience.
Contoh: Ryan Giggs. He’s a legend. Siapa yang berani melawan fakta bahwa Ryan Giggs adalah pemain paling dihormati di EPL? Pelatih lainpun hormat, termasuk Benitez dan Wenger…
ROLE PLAYERS that could discipline himself to play ONLY the role he is given.
GAME CHANGER that could create opportunities when all else fails.
Bagaimana caranya segerombolan superstar yang ada dalam sebuah tim bisa menerima role-nya masing masing?
Great leadership.
Bedanya pemimpin dan atasan/bos sangat sederhana.
Bos membuat anak buahnya melakukan sesuatu, karena disuruh.
Pemimpin membuat anak buahnya melakukan sesuatu, karena mereka yang berkeinginan.
Great leaders inspire.
Inspire, came from latin, INSPIRARE which means, to breathe life into someone.
….
Satu hal lagi yang menjadikan MU juara.
FOKUS.
Fokus bukan berarti tau apa yang HARUS DILAKUKAN.
Itu adalah sebuah kesalah kaprahan yang umum terjadi.
FOCUS, IS KNOWING WHAT NOT TO DO.
Ketika MU memainkan pemain pemain muda di FA cup, we all know what that means.
Fergie decided not to work on FA cup.
If he wanted FA cup, he would put in his standard 2nd team, which he didnt.
His plan worked.
MU won EPL
and MU is in the finals of UCL.
Two that matters the most for the club.
Again, business wise.
Tim lain juara apa?
Slain Chelsea yg berkemungkinan juara FA, ga ada.
Arsenal ga menang apa apa
Liverpool ga menang apa apa
Chelsea belum menang apa apa
Its clear now, when you know what NOT to do, you actually get MORE work done.
There are more things to say, regarding what great leadership MU has, but last just close this off with the last reason.
Manchester United believes that there is NO magic moment in everything.
Jim Collins di buku GOOD TO GREAT pernah bilang bahwa ga ada magic moment dalam business. Bahkan dalam apapun.
Kita harus percaya dengan proses.
Mungkin kita bisa mendapatkan keberhasilan di awal awal, tapi di jangka panjang kita harus kembali bersabar.
Berapa tahun coba Fergie di MU?
Berapa kali dia juara, dengan jarak kemenangan berapa tahun?
MU tidak main cabut pemimpin hanya karena dia berhasil tahun ini dan gagal tahun depan.
Coba liat Chelsea?
…
Sekali lagi, tidak ada habisnya membahas kenapa MU jadi tim terbaik di inggris dan dunia.
Tapi daripada berlarut larut, mari kita masuk kepada bahasan kedua.
“Kenapa tim tim lain berujar tahun depan mereka akan juara?”
Jawabannya sederhana.
“Karena tahun ini, mereka pecundang”
Other wise, they will be saying WE ARE THE CHAMPIONS.
Like us MANCHESTER UNITED FANS
PS:
Dear Manchester United haters,
After all you’ve said about us all year long…
What have you won?
What? What are you going to say? You’ll win it next year?
Say it, coz that’s what losers always say
Next year, we’ll win it again. JUST TO PISS YOU OFF
HAHAAAAAAAAAAAAAAAAAA
















May 26th, 2009 at 9:27 am
satu tambahan aja ji.. seinget gua carrick di beli saat dia relatif tidak begitu muda seperti ronaldo or rooney, sekitar 3 taun lalu saat umurnya 25 tahun ..dan harga nya mahal lho
tapi yang lainnya gua suka tulisan elo…Hidup MU
May 26th, 2009 at 9:44 am
VIVA MU… HAHAHAHA…
May 26th, 2009 at 10:47 am
Glory..Glory….Glory Man United….
May 26th, 2009 at 12:27 pm
LOL.. not a Man U fans but I guess the prime factor is Alex Ferguson
May 26th, 2009 at 1:37 pm
Fletcher, Giggs, Neville, Carrick juga dibeli ketika masih muda sekali. Termasuk Beckham misalnya.
Yang menjadikan MU juara adalah kemampuan mereka untuk mendidik anak anaknya dengan sangat baik.
That is leadership.
Was Ronaldo a star before he came?
Was Rooney as big as he is now than he was when at everton?
Remember Cantona? He was wearing down when Fergie brought him to MU.
Karirnya menurun.
Cantona gave MU its 1st ever EPL cup.
Carrick, Rooney, Ronaldo, Nani, Hargreaves, Berbatov were already the stars of their clubs when ManU took them. The calculation of the fee they spent
May 26th, 2009 at 1:44 pm
yeah!
Glory Glory Manchester United!!
hahaha..
ga pernah ada matinyeee… =)
May 26th, 2009 at 2:09 pm
@pandji komen dikit..
1. Rooney : the next english big thing, even sblm masuk MU..
2. Carrick : pengatur serangan Spurs, “spurs skrg letoy? salahkan Fergie ngebeli Carrick”
3. Park : he is PSV, end of story.
4. Ronaldo : dia jagoan ny Sporting, i heard MU player requested to bring him to Old Traffold
mereka emang muda, tp andalan di masing2 klub..
hebat ny MU (fergie tepatny) Mereka mampu mengendalikan andalan2 itu jadi andalan MU.. yes, leadership speaking..
May 26th, 2009 at 7:33 pm
gw paling demen dgn arti fokus tuh…asli gw baru nyadar: “focus is knowing what not to do”, pantesan gw gak pernah dapet pacar krn slalu ngejar cewek skaligus
May 26th, 2009 at 9:00 pm
Waktu itu di salah satu Tabloid sepakbola di Indonesia…Pernah di bahas…Bahwa Liverpool lebih banyak mengeluarkan uang untuk membeli pemain dibandingkan UNITED…
May 26th, 2009 at 11:07 pm
Bagus bener nih ulasan MUnya, gue copy-paste ya ndji.. Sodara gue banyak fans MU nya.. Kekekeke..
May 27th, 2009 at 1:01 am
koreksi dari temen gw: “Koreksi ya, back to back juara champions pertama kali dicetak oleh AC Milan tahun 1989 dan 1990…”
May 27th, 2009 at 6:54 am
“donnie33 Says:
May 26th, 2009 at 2:09 pm e
@pandji komen dikit..
1. Rooney : the next english big thing, even sblm masuk MU..
2. Carrick : pengatur serangan Spurs, “spurs skrg letoy? salahkan Fergie ngebeli Carrick”
3. Park : he is PSV, end of story.
4. Ronaldo : dia jagoan ny Sporting, i heard MU player requested to bring him to Old Traffold”
“Ricky Says:
May 26th, 2009 at 1:37 pm e
Carrick, Rooney, Ronaldo, Nani, Hargreaves, Berbatov were already the stars of their clubs when ManU took them. ”
Its true they were stars before joining MU.
But you can never compare the stardom they have now in MU.
Mereka memang pemain yang sudah bagus, tapi berada di tim besar seperti MU jadi faktor penentu, “kebesaran” mereka sekarang.
Being in such a great team elevated them.
Rooney in everton and Rooney now in MU?
Come on, you cant compare that.
Dari sisi prestasi, dari sisi pengembangan skill?
Huge teams could exploit and explore one’s skill.
So being in MU is their leverage.
May 27th, 2009 at 10:52 am
Dear Pandji…
Gua mau ralat nih menurut gua, untuk membenarkan statement dari posting-an loe kali ini:
1. “Benitez lupa, bahwa beberapa nama yang dia sebut sendiri, adalah nama nama yang dibesarkan MU dari usia yang sangat muda. Fletcher, Giggs, Neville, Carrick juga dibeli ketika masih muda sekali”
* Carrick kelahiran tahun 1981, berarti umur dia skrng 28 tahun. Dia join ke MU pada tahun 2006 dari Tottenham jadi secara kalkulasi umur dia 25 tahun, yang gua rasa dengan umur segitu ngga bisa disebut dengan muda sekali.
2. “Ditambah lagi, kesan tersembunyi dari Wenger adalah, orang inggris tidak cukup baik untuk main buat Arsenal”
*Gua ngga tau sumber loe dapat dr mana statement diatas, tapi menurut gua kenapa Arsene Wenger “Jarang” membeli pemain Ingrris alasannya satu yaitu : Harga transfer mereka yang MAHAL. yang menurut wenger dia bisa mendapatkan pemain dari luar Inggris dengan skill yang sama dengan Harga yang jauh lebih MURAH.
Sebagai Info arsenal beli Theo Walcott seharga £12,5 JUTA POUNDSTERLING dari Southampton tahun 2006. Imagine that anak bocah yang belum banyak dikenal oleh orang banyak umur 17 thn dihargai £12,5 JUTA POUNDSTERLING. Kalo gua boleh samain Transfer Louis Saha sebagai striker yg lg on fire pada tahun 2004 dari Fulham ke Mu seharga 12,8 JUTA POUND dengan skill dan pengalaman jauh diatas Walcott.
Dan gua rasa kalo MU ngga juara musim depan Ferguson juga akan bilang hal yang sama yaitu
“WE WILL WIN IT NEXT YEAR” HAAAHA…
Yap, mungkin untuk jawabannya kita harus tunggu NEXT SEASON….
Over and Out…
~ You’ll Never Walk Alone
~ Més que un club Barcelona
May 27th, 2009 at 11:32 am
Ji, satu yang selalu gw suka dan menjadikan gw Fans MU dari SD,
It’s All About Business boy !!!
and MONEY always smells good !!
hahahahahaha…
May 27th, 2009 at 11:53 am
ndji..komen dikit…
1.Rooney : the next english big thing, even sblm masuk MU..
2. Carrick : pengatur serangan Spurs, “spurs skrg letoy? salahkan Fergie ngebeli Carrick”
3. Park : he is PSV, end of story.
4. Ronaldo : dia jagoan ny Sporting, i heard MU player requested to bring him to Old Traffold
all false!
1. ok..rooney english next big thing,tp klo gag diasah dengan bagus sama aja BO’ONG!liat aja walcott skrg…bisa apa dia buat ARSENOL?
2. Carrick gag dibesarin ma Spurs…tapi WEST HAM!waktu di Spurs carrick masih biasa aja..begitu diasah ma Fergie…jadilah dia next KEANO!
3. Park…waktu di eindhoven park juga belum terlalu luar biasa…begitu bagus maennya waktu lawan milan…baru di beli Fergie…begitu masuk MU…dia jadi KONSISTEN!
4. Ronaldo jagoannya sporting?waktu maen ama sporting RONALDO ada nyetak brapa gol di EROPA?NOL BESAR!begitu dibina fergie baru jadi!
conclusion is…FERGIE jago mengasah nakat2 hebat…don’t forget class of 92..nevilles,becks,scholes,butt,giggs…smua jadi karena akademi MU dan fergie..
So,all you LIVERFOOL,CHEALSHIT,ARSENOL fans…. u can say u will win next year…but…NONE!
May 27th, 2009 at 12:15 pm
VIVA BARCA…!!!
BARCELONA PASTI JUARA CHAMPIONS..
MESSI WILL CRUSH N BURN UNITED
May 27th, 2009 at 12:16 pm
MESSI, ETO’O, XAVI, N BOJAN ARE HEROES TONIGHT
May 27th, 2009 at 6:07 pm
siapa pun yg menang malam ini, MU adalah juara nya..
May 27th, 2009 at 6:29 pm
that’s why gue males bgt hari ini , karna gue yakin orang orang akan ngebahas soal manchester uni-shit , sorry , united , i mean
May 27th, 2009 at 11:38 pm
Ulasanya mbnyak mengenai MU bagus tp kurang obyektif,kayaknya penulisnya fanya MU
May 28th, 2009 at 5:38 am
dari sblum liat final champion,aku g yakin MU bkal menang,
coz lom ad sejarahnya champion d juarai team berturut2,
alasan laen lag krn MU dah ngalahin the gunner,
hehehe,,
May 28th, 2009 at 7:32 am
bullshit
yessss
MU lose
BARCA WON 2-0
L O S E R
HAHAHAHA
May 28th, 2009 at 7:33 am
bullshit
mu lose
barca won 2-0
L O S E R
HAHAHAHA
May 28th, 2009 at 8:20 am
Hi Dji,
Barca – MU : 2 – 0
Selamat merenung..
May 28th, 2009 at 8:54 am
Ooh where’re the hell all MU fans go?!? :p
“Next year, you’ll win it again. JUST TO PISS ME OFF
HAHAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
May 28th, 2009 at 8:55 am
Berikut ini adalah statement resmi dari gue….
Before the game starts they say “May the best team wins”. At the end of the game, the best did win. It was Barcelona. Congratulations
May 28th, 2009 at 9:11 am
Ya fairplay mas Pandji
Barca berhasil nembus MU
May 28th, 2009 at 9:44 am
Kalah di Final Liga Champion Bukanlah Sesuatu yang memalukan,
dua tahun berturut2 masuk final Champion adalah sesuatu yang membanggakan…..
PISSSSS…..
May 28th, 2009 at 9:54 am
Boss…MU just a Bunch of Artist but not Warrior like BARCA, MU just run and run again but they’re not bring the ball to the goal post…, that’s why they became a Looser
May 28th, 2009 at 11:07 am
mereka senang bukan karena Barca menjadi pemenang, tetapi lebih pada kekalahan MU, karena meraka itu orang2 yang termasuk dalam barisan sakit hati.. sakit hati karena team fav-nya ga ada yang lolos masuk final.
how loser they are pick any club except Manchester United!
GLORY UNITED!!!
May 28th, 2009 at 11:33 am
bahkan giggs juga bilang akan kembali tahun depan untuk menang champions.
May 28th, 2009 at 1:43 pm
Tolong diulas sekalian kenapa MU kalah tadi malem dji….!
May 28th, 2009 at 1:48 pm
tapi MU ga menang. bisa direview ulang tulisannya?
May 28th, 2009 at 5:12 pm
keren postnya ndji,
gue fans MU dari thn 1996, kalau gue amatin MU selalu punya sosok leader (dalam tim) yang buat mereka menang, leadernya kurang lebih mempunyai karakter yg agak mirip, skill bagus, bermain efisien, bisa bermain tim, bisa menjadi penentu kemenangan, ngotot, ulet dan emosional. Jelas pioneernya eric cantona, setelah itu generasinya roy keane, dan skrg karakter itu gue liat ada pada wayne rooney, sooner or later dia bakal jadi legenda buat MU.
gue sebenenrnya lebih tertarik dgn komentar lo ttg jim collins di bukunya GOOD TO GREAT, dia bilang utk menang harus memberikan fokus yg sama besar pada APA YANG HARUS DILAKUKAN dan APA YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN.
im not quite sure that MU didn’t really want the FA CUP, krn mereka bermain bagus sampai everton mengalahkan mereka di semifinal.
diluar itu, nice post gan!
))
May 28th, 2009 at 11:14 pm
hidup si kutu, hidup messi!!!!
May 29th, 2009 at 7:44 am
adit Says:
May 28th, 2009 at 5:12 pm e
im not quite sure that MU didn’t really want the FA CUP, krn mereka bermain bagus sampai everton mengalahkan mereka di semifinal.
Mungkin elu lupa man, waktu di FA cup itu, mereka melakukan 8 pergantian pemain dengan cadangan dan memainkan anak anak muda seperti Macheda dari awal…
Itu bukan kalah, tapi memilih untuk ga menang..
May 29th, 2009 at 9:17 am
“tu bukan kalah, tapi memilih untuk ga menang..”
apa bedanya bos?
wakakakakakakakakaka…..
May 29th, 2009 at 10:35 am
tp mereka berjuang sampai SEMIFINAL ndji, harusnya kalau niat gak menang, dr awal udah dilepas FA CUPnya ,, yawiisss
May 29th, 2009 at 9:49 am
DJI,, KASIAN DE LOOO…. BARCA YANG MENANG. PESAN GUE : JANGAN TERLALU FANATIK MA BOLA ATAU SUATU APAPUN.. JATUHNYA SAKIT DJI.. HAHAHAHAHA
May 29th, 2009 at 10:13 am
putri Says:
May 29th, 2009 at 9:17 am e
“tu bukan kalah, tapi memilih untuk ga menang..”
apa bedanya bos?
wakakakakakakakakaka…..
Aduuuuh Putri lucu deeeh, masak ga ngerti siiih?
KALAH: Berusaha tapi gagal
MEMILIH UTK GA MENANG: Ga berusaha sama sekali.
Beda doong?
wahyudw Says:
May 29th, 2009 at 9:49 am e
“DJI,, KASIAN DE LOOO…. BARCA YANG MENANG. PESAN GUE : JANGAN TERLALU FANATIK MA BOLA ATAU SUATU APAPUN.. JATUHNYA SAKIT DJI.. HAHAHAHAHA”
Setiap orang pasti jatuh wahyu, tinggal pertanyaannya apakah elo cukup kuat untuk menerimanya.
Gue, biasa aja bos
Setelah MU kalah, gue kemana mana justru pake baju MU.
Gue tidak menyembunyikan fakta bahwa gue mendukung mereka.
Gue terima ktawaan orang orang, karena gue justru tidak kenapa napa dgn itu..
Pertanyaannya, bisa nggak lo kayak gitu?
May 30th, 2009 at 2:54 am
mas pandji beneran united die hard fans yah…gabung lah ama united indonesia
May 30th, 2009 at 11:25 am
GLORY GLORY GLORY UNITED
hajar mas pandji,, yang penting MU dah berusaha
3 gelar tahun ini pencapaian yang fantastis, belom lagi hat-trick juara liga inggris, bisa ga yang laen kaya gitu,, bisa nya nyela
May 30th, 2009 at 11:03 pm
hahaha…nji..sbenernya lu nulis ttg MU biar banyak yg ngerespon ya? balik lg…its all about business man…jadi makin banyak yg liat pandji.com kan?
May 31st, 2009 at 12:40 pm
Well3x….menarik melihat yg pro dan kontra ma MU…fair enough karena semua ngeluarin pendapatnya berawal dari post pandji…kalo gw seh, dari sma dulu dah suka ma MU karena selain di bisnisnya dipegang ma orang2 marketing dan management yg cakap dlm bidangnya ( sehingga jadi gede kayak sekarang ), MU jg lebih memilih pemain2 yg punya arti khusus ketika mereka main. Arti khusus yg oleh Sir Alex diramu utk dijadikan suatu team yg pernah gw dulu bilang…ini permainan PS banget karena begitu akurat dalam bermain sehingga bisa menang dalam setiap hal.
Obviously, gw pribadi emang salut ma Barca dan congrats buat semua fans Barca dan Barca sendiri. It is their time to win. Gw ga pernah bilang bahwa kalo orang bilang taon depan kita menang itu LOSERR !!! No ndji…this time I disagree with you karena orang kalo bilang kayak gitu SEHARUSNYA menerima keadaan bahwa dia kalah ( sportif ). Kemudian dia respect ma lawannya / kesalahannya, observe dan review semua leason learned yg ada, at the end of the day, he/she will give the best effort to WIN…
Oleh karena itu, ketika MU kalah champion taon ini, MU akan ngadain meeting ( pastinya ) utk me-review apa yg terjadi. Mereka akan pelajari apa yg salah/bener kemudian ambil langkah2 kongkret utk better next year to win. Barca dan semua tim lain pastinya akan seperti itu. Kita akan liat ntar siapa yg akan ketawa terakhir..
Last but not least, kita masih punya urusan yg lebih penting daripada meratapi tim favorit kita kalah ( kecuali kita emang kerja utk tim fav kita ). Life must go on man !!
wss
June 5th, 2009 at 12:32 am
sudah saatnya untuk panji …..
ganti tim favorit !!!!
huahahahahahahahahahahaha
HIDUP PERSIB !!!!
June 5th, 2009 at 3:43 am
indeed….
glory hunters are everywhere.. fenomena ABU (Anything But United/Asal Bukan United) semakin marak nih.. hehehe.. tiba2 para fans tim2 lain yang gak kesampean ngalahin United ikut bersukacita dengan kemenangan Barca.. heehehe.. kasian jg liat mereka yang harus menyandarkan harapannya sama tim lain.. kekekke…
anyway, let’s not call our team Man U.. itu sebuah hinaan dari fans rival bagi para korban tragedi Munich…
cheers…
June 7th, 2009 at 7:27 am
iya ya.. di dunia ini cuma ada fans MU & anti MU.. coba aja arsenal, chelsea dll.. kalo bukan fans mereka (arsenal, chelsea,..-red) ya udah. beda sama MU, kalo mereka bukan fans MU pasti anti MU. apakah segitu hebatkah klub ini sampe2 orang2 (selain fans MU) rela untuk dukung klub lain yg menjadi lawan MU??
kasian amat tuh orang2 jadinya mereka cuma ngurusin klub lain, ga tau kalo ntar tau2 klub idola nya malah ga menang2.. :p
June 5th, 2009 at 9:50 am
“we’ll win it next year?”
Guess thats not was Messi & Eto’o said…….. hehe
June 6th, 2009 at 7:53 pm
Mas,
kalo aku lihat kekalahan MU di final Champions lebih karena Barcelona menerapkan apa yang dilakukan oleh MU ketika menang liga Champions di musim 98-99 mengalahkan Bayern di CampNou Barcelona. Pemain kunci MU saat itu adalah pemain-pemain hasil binaan MU ASLI. sebut saja Gary Neville, David Beckham, Nicky Butt, Ronny Johnsen, Phill Neville, Wes Brown, dll. Musim itu MU treble, pertama kalinya ada klub EPL yang meraih treble.
Musim ini sepuluh tahun kemudian Barcelona melakukan hal serupa dan hasilnya juga treble. Lebih dari itu, Barcelona menjadi team tersubur di Eropa. Pemain kunci Barcelona musim ini dihuni oleh pemain-pemain muda hasil binaan akademi Barcelona ASLI. dari kiper Victor Valdez, kapten Carles Puyol, Sergi Busquets, Xavi, Iniesta, sampai striker Kirkic dan Messi. Bahkan pelatihnya pun adalah eks-pemain binaan dan pembina di akademi Barcelona.
Dan ada satu lagi, saya setuju dengan ulasan tentang pemain lokal, di Barcelona dan MU sama-sama dihuni mayoritas pemain lokal berkualitas. keseimbangan di dua tim ini memang sangat baik. sayang, tahun ini MU masih kalah baik dari Barcelona…
June 22nd, 2009 at 12:20 pm
sekarang tahunnya barca
July 25th, 2009 at 2:44 pm
Gua bukan Fans MU, gua fans Arsenal, harus diakui MU sangat berhasil membangun sebuah tim, yg ga cuma prospektif dlm segi prestasi tapi cuma prospektif dr segi bisnis, jauh lebih baik dr sesama tim kaya yaitu Madrid yang cuma jago dr segi bisnis tapi melempem dr segi prestasi, karena ketidakpercayaan Klub dalam memakai bakat pemaen mudanya sendiri, padahal akademi Madrid termasuk cukup berhasil menghasilkan pemaen bintang, bahkan seringkali menjadi senjata makan tuan, karena pemain binaannya malah membuat Madrid kalah, seolah2 mau balas dendam karena disia2kan he..he
July 27th, 2009 at 10:00 am
gue sih liverpool aja deh……
July 28th, 2009 at 4:12 pm
Pandji,
Bagus tulisannya, very inspiring…very MU hehehehe
Terbukti, akhirnya Ronaldo ‘dikeluarkan’ karena bahasa tubuh dia yang kasar di pertandingan terakhir EPL waktu dia di ganti di babak kedua.
MU bertumpu pada sistim bukan pada figur.
btw men, selain repeat the hattrick we still have three glory in this sesason
It’s all about belief